Cara Mendiagnosis Glossophobia Seperti Ini. Lewat Tanda-tanda Glossophobia dan Gejala Glossophobia

photo author
Bima Kresna, Pontianak Globe
- Senin, 9 Januari 2023 | 17:17 WIB
Ilustrasi Glossophobia pada anak-anak. (Pixabay/Greyerbaby)
Ilustrasi Glossophobia pada anak-anak. (Pixabay/Greyerbaby)

Banyak dari gejala ini bertepatan dengan serangan panik, karena individu mungkin menunjukkan perasaan panik ketika harus berbicara di depan umum.

Gejala verbal mungkin termasuk nada suara yang melemah, suara gemetar atau gemetar, dan terbata-bata.

Ini sering dapat memicu gejala non-verbal seperti kecemasan tinggi, stres, malu, dan takut dihakimi saat berbicara di depan umum.

Selain tinjauan tanda dan gejala, diagnosis beberapa kasus mungkin memerlukan pemeriksaan fisik, tes laboratorium (mis. Tes darah dan sampel urin), atau pencitraan otak untuk menyingkirkan penyakit lain yang mungkin memengaruhi kesehatan mental seseorang atau yang menghasilkan gejala serupa (misalnya, penyakit kejiwaan, kanker yang mempengaruhi otak, atau trauma baru-baru ini).

Orang dengan glossophobia mungkin juga memiliki kondisi kesehatan mental lain yang hidup berdampingan, seperti depresi, gangguan kecemasan umum, atau gangguan terkait zat atau kecanduan.

Untuk mengelola kondisi terkait dengan tepat, evaluasi menyeluruh dari ahli kesehatan mental sangatlah penting.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bima Kresna

Sumber: osmosis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB
X