3. Turunkan Tekanan Darah
Manfaat seledri untuk kesehatan yang selanjutnya adalah menurunkan tekanan darah. Seledri ditemukan mengandung fitokimia yang disebut phthalates, yang melemaskan dinding arteri dan meningkatkan aliran darah.
Seledri juga memperluas otot polos di pembuluh darah dan membantu menurunkan tekanan darah.
Sebuah penelitian di Iran yang dilakukan pada tikus mengaitkan sifat antihipertensi seledri dengan fitokimia yang sama.
Seledri juga kaya akan nitrat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Ulasan lain dari profil fitokimia ekstrak biji seledri juga menunjukkan bahwa hal itu dapat menurunkan tingkat tekanan darah.
4. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Serat alami yang ditemukan dalam seledri menjadikannya makanan penting untuk sistem pencernaan.
Serat larut dalam seledri difermentasi oleh bakteri di usus besar.
Proses fermentasi ini menghasilkan asam lemak rantai pendek yang salah satunya (butirat) meningkatkan kesehatan saluran cerna.
Seledri juga mengandung serat tidak larut dan dapat meningkatkan pergerakan usus.
5. Cegah Kehilangan Memori
Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas JiNan (Cina) menemukan bahwa ada hubungan antara luteolin (flavonoid yang ditemukan dalam seledri) dan penurunan tingkat kehilangan memori terkait usia.
Luteolin menenangkan peradangan otak dan dapat membantu dalam pengobatan gangguan peradangan saraf. Dengan demikian, ini juga dapat membantu mengurangi risiko degenerasi saraf. ****
Artikel Terkait
Tak Hanya Bisa Sembuhkan Masuk Angin Loh! Ternyata Jahe Juga Miliki Banyak Manfaat, di Antaranya untuk Diet
Ini Lho 5 Manfaat Kedondong untuk Kesehatan. Dapat Meningkatkan Fungsi Jantung
Kamu Rutin Konsumsi Susu Kurma? Ini Lho 4 Manfaatnya untuk Kesehatan, Di Antaranya Kesehatan Seksual
Lima Jenis Sayuran Ini Ternyata Tingkatkan Resiko Asam Urat. Jangan Konsumsi Berlebihan
Nanas Bermanfaat Cegah Flu saat Musim Hujan. Selain Nanas Ada 3 Makanan yang Juga Bisa Cegah Hidung Mampet
Tak Hanya Enak, Ternyata Jengkol Punya Sederet Manfaat untuk Kesehatan Tubuh
Makan Nasi Putih Memang Mengenyangkan Sekaligus Nikmat, Tapi Ada Resiko Bahaya Penyakit di Balik Kenikmatannya