healty

20 Oktober Hari Osteoporosis Sedunia: Kenali Gejala dan Pencegahan Osteoporosis

Jumat, 20 Oktober 2023 | 11:38 WIB
Ilustrasi osteoporosis yang bisa terjadi karena kesalahan nutrisi yang masuk kedalam tubuh kita. (Unsplash.com - Chuttersnap Oijvd)

Meskipun belum sepenuhnya jelas, beberapa ahli berpendapat bahwa terlalu banyak kalsium, terutama dari suplemen, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Oleh karena itu, total asupan kalsium, dari makanan dan suplemen, sebaiknya tidak melebihi 2.000 miligram per hari, terutama bagi mereka yang berusia di atas 50 tahun, sesuai dengan rekomendasi dari Divisi Kesehatan dan Kedokteran dari Akademi Ilmu Pengetahuan, Teknik, dan Kedokteran Nasional.

 

Konsumsi Vitamin D dan Olahraga

Vitamin D juga penting untuk kesehatan tulang, karena membantu tubuh menyerap kalsium.

Vitamin D dapat diperoleh dari sinar matahari, tetapi jika terdapat keterbatasan dalam paparan sinar matahari, makanan seperti minyak ikan cod, trout, dan salmon merupakan sumber yang baik.

Selain itu, banyak jenis susu dan sereal yang telah diperkaya dengan vitamin D.

Sebagian besar orang membutuhkan setidaknya 600 unit internasional (IU) vitamin D per hari, namun rekomendasi ini meningkat menjadi 800 IU per hari setelah mencapai usia 70 tahun.

Orang yang memiliki akses terbatas terhadap sumber-sumber vitamin D dapat mempertimbangkan suplemen.

Olahraga juga memiliki peran penting dalam mencegah osteoporosis. Latihan kekuatan dan berat serta latihan keseimbangan dapat membantu membangun tulang yang kuat dan memperlambat keroposan tulang.

Oleh karena itu, kombinasikan latihan kekuatan dengan latihan menahan berat tubuh dan latihan keseimbangan seperti tai chi, terutama saat bertambahnya usia.

Semua langkah-langkah ini dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan mencegah risiko osteoporosis. ***

Halaman:

Tags

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB