Pemeriksaan apa saja yang dapat dilakukan?
Pemeriksaan yang dapat dilakukan selain melakukan pemeriksaan lengkap pada tubuh dan riwayat pasien adalah pemeriksaan darah, urin, serta cairan tulang belakang (walaupun ketiga tes ini belum tentu memberikan kesimpulan pasti)
Pemeriksaan lain yang dapat dilakukan dalam mendeteksi penyakit jantung dan pembuluh darah pada Kawasaki adalah:
a. Elektrokardiografi (EKG) dengan tujuan melihat fungsi kelistrikan jantung yang bisa mendeteksi gangguan pada irama jantung atau kerusakan jantung lainnya yang berhubungan dengan Kawasaki.
b. Ekokardiogram dapat melihat gambaran jantung menggunakan gelombag suara frekuensi tinggi yang dapat mengkonfirmasi kerusakan struktur jantung yang disebabkan karena Penyakit Kawasaki.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter akan lebih jelas untuk mengetahui gangguan jantung akibat Penyakit Kawasaki diantaranya denyut jantung yang terlalu cepat (takikardia), cairan pada dinding jantung (efusi pericardial), Peradangan pada otot jantung (miokarditis), dan pembengkakan pembuluh darah koroner (aneurisma).
Semoga bermanfaat, sob.
Artikel Terkait
Makan Lima Porsi Buah dan Sayur Ini Bisa Bantu Cegah Penyakit Kronis
Makan Nasi Putih Memang Mengenyangkan Sekaligus Nikmat, Tapi Ada Resiko Bahaya Penyakit di Balik Kenikmatannya
Atasi Penyakit Difteri Dengan Imunasi Cegah Penyebarluasan Virus, Siapa Saja Penerimanya?
30 Inspirasi Nama Bayi yang Lahir Bulan Maret
Apa itu Penyakit Tourette Syndrome yang Dialami Penyanyi Lewis Capaldi saat Menyanyikan Lagu Someone You Loved