Berat Badan Bisa Tetap Turun Meski Makan Nasi, Ini 7 Tipsnya

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 18 September 2024 | 20:19 WIB
Ilustrasi nasi beserta sayur-mayur dan lauk-pauk di meja makan. (Pexels @Cats Coming)
Ilustrasi nasi beserta sayur-mayur dan lauk-pauk di meja makan. (Pexels @Cats Coming)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Menurunkan berat badan kerap diasosiasikan dengan pengurangan atau bahkan menghindari nasi dari pola makan sehari-hari.

Namun, bagi banyak orang di Asia, nasi merupakan makanan pokok yang sulit dihindari.

Baca Juga: Bentrok AC Milan vs Liverpool, Begini Prediksi Skor dan Formasi Terbaru di Liga Champions

Berita baiknya, penurunan berat badan tetap bisa dilakukan meski masih mengonsumsi nasi, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat.

Berikut beberapa tips yang bisa membantu mencapai tujuan penurunan berat badan tanpa harus berhenti makan nasi.

1. Pilih Nasi yang Lebih Sehat
Nasi merah atau cokelat lebih kaya serat, vitamin, dan mineral dibandingkan nasi putih.

Serat membantu memperpanjang rasa kenyang.

Nasi hitam atau liar juga menjadi alternatif dengan kandungan antioksidan dan serat yang lebih tinggi.

2. Kendalikan Porsi
Mengontrol porsi nasi adalah kunci penting.

Batasi porsi menjadi satu genggam atau setengah cangkir.

Menggunakan piring kecil dapat membantu mengontrol jumlah nasi yang dikonsumsi, dan menimbang nasi sebelum makan membantu dalam mengontrol kalori.

Baca Juga: Kaesang Klarifikasi Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi ke Amerika Srikat, Apakah KPK Dalami Inisial Y?

3. Tambahkan Sayuran dan Protein
Mengombinasikan nasi dengan sayuran dan protein tanpa lemak seperti ayam tanpa kulit, ikan, atau tahu bisa membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama.

Sayuran rendah kalori seperti brokoli dan bayam juga menjadi pilihan sehat.

4. Perhatikan Cara Memasak
Cara memasak nasi mempengaruhi kandungan kalori.

Bilas nasi sebelum dimasak untuk mengurangi pati, dan memasak dengan tambahan biji chia atau biji rami dapat menambah serat.

Menggunakan sedikit minyak kelapa saat memasak dapat menurunkan indeks glikemik nasi.

Baca Juga: Endrick, Bintang Muda Real Madrid, Resmi Menikah dengan Gabriely Miranda yang Lebih Dewasa

5. Perhatikan Waktu Makan
Makan perlahan membantu tubuh mengirim sinyal kenyang ke otak, yang mencegah konsumsi berlebihan.

Selain itu, hindari makan terlalu larut malam dan beri jeda 2-3 jam antara makan malam dan waktu tidur.

6. Kombinasikan dengan Olahraga
Olahraga teratur, baik kardiovaskular seperti berjalan cepat atau berenang, maupun latihan kekuatan seperti angkat beban, dapat mempercepat proses penurunan berat badan dengan meningkatkan metabolisme.

7. Hindari Nasi Goreng dan Kalori Tambahan
Nasi goreng dan nasi yang dimasak dengan mentega, minyak, atau santan menambah kalori.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB
X