PONTIANAKGLOBE.COM -- Perkembangan teknologi informasi (TI), datang nya pandemi covid-19, memacu kita sebagai tenaga pendidik atau guru untuk berfikir lebih kreatif.
Mengajar jarak jauh adalah salah satu cara yang tak bisa dihindari agar proses belajar-mengajar bisa berjalan.
Selam ini dunia literasi sudah bukan hal yang asing bagi semua guru apalagi tugas guru mengajar, membaca, menulis, dan berhitung di sekolah.
BACA JUGA: BRI Bukukan Laba Rp51,4 Triliun, Dampak dari Transformasi Digital
Kegiatan membaca dan menulis (literasi) merupakan aktivitas penting di sekolah.
Sebagian besar proses Pendidikan bergantung pada kemampuan dan kesadaran literasi.
Literasi di sekolah merupakan salah satu sarana bagi pengembangan kecerdasan baik intelektual, spiritual maupun emosional. Literasi menjadi wadah strategi bagi pengembangan potensi siswa.
Mengembangkan Literasi di sekolah bisa berbagai macam cara dengan melibatkan semua warga sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, dan siswa untuk membaca dan menulis setiap hari.
Berikut ini ada beberapa cara agar literasi di sekolah tetap berjalan meskipun dilakukan dengan model belajar jarak jauh. Para guru bisa melakukan hal berikut ini:
- Membuat Kelas Berkarya
Aktivitas ini merupakan salah satu bentuk kegiatan literasi yang bertujuan mengembangkan keterampilan siswa dan guru dalam menulis dengan topik diambil dari mata pelajaran.
Kelas berkarya juga menjadi ajang guru dan siswa membuat karya dalam bentuk artikel (untuk guru) dan pengalaman belajar (peserta didik).