PONTIANAKGLOBE -- Sobat Globe, Kementerian Agama bakal menambah kuota penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2023 ini dari sebelumnya 600 santri penerima beasiswa tersebut.
PBSB merupakan program afirmasi bagi santri pondok pesantren untuk mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Program kelimuan tidak sebatas jurusan keagamaan saja, tetapi dari berbagai jurusan bahkan yang berminat kedokteran, sains dan teknologi bisa mengikuti seleksi PBSB ini.
Pemerintah menyediakan dua program penerima beasiswa ini yaitu Program Sarjana (S1) dan Program Magister (S2). Namun demikian, pemerintah belum jadwal pendaftaran PBSB pada 2023 ini.
Kepala Subdirektorat Pendidikan Pesantren Basnang Said mengatakan PBSB adalah program strategis bagi pendidikan pesantren yang alumninya kembali ke pesantren dan dapat memajukan almamater pesantrennya.
"Kami mendorong agar para santri ini dapat berprestasi berbagai bidang," kata Basnang Said dikutip dari laman Kemenag, Jumat (17 Februari 2023).
Pada tahun sebelumnya, perguruan tinggi yang bekerjasama dalam program beasiswa ini seperti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Walisongo Semarang, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Alauddin Makassar.
Perguruan Tinggi lainnya, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Indonesia, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Universitas Islam Nusantara Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Wahid Hasyim, Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Malang, Universitas Airlangga, Universitas Mataram dan Universitas Islam Makassar.
Ada lagi Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Ma'had Aly As'Adiyah Sengkang Sulawesi Selatan, Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Jombang Jawa Timur, Ma'had Aly Kebon Jambu Cirebon, Ma'had Aly Salafiyah Syafi'iyah Situbondo, Ma'had Aly Maslakul Huda Pati Jawa Tengah, dan Ma'had Aly Sa'idusshiddiqiyah Jakarta.