PONTIANAKGLOBE -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong konsumsi ikan nasional pada 2024 meningkatkan hingga 62,5 Kg/kapita ikan utuh segara dalam upaya memberikan asupan gizi masyarakat Indonesia.
Hal itu disampaikan dalam puncak perayaan Harkannas ke-9 digelar di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Senin (21 November 2022). Parigi Moutong merupakan daerah penghasil perikanan strategis karena memiliki 472 kilometer garis pantai dan berada di kawasan Teluk Tomini yang indah.
"Angka konsumsi ikan nasional pada 2021 mencapai 55,16 kg/kapita setara ikan utuh segar. Angka ini tumbuh 1,10% dibanding tahun sebelumnya sebesar 54,56 kg/kapita setara ikan utuh segar," kata Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono dari siaran pers dikutip Pontianak Globe.
Menurutnya, konsumsi ikan memiliki protein tinggi dan memiliki kandungan asam lemak omega 3,6,9 sangat relevan sebagai salah satu sumber asupan gizi untuk mendukung program ketahanan pangan. Konsumsi ikan, lanjut Trenggono, dapat mengatasi persoalan stunting di sejumlah daerah di Indonesia yang masih Tinggi.
Ikan juga mengandung vitamin dan mineral untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan imunitas dan termasuk komoditas yang mudah dikreasikan sebagai olahan menu makanan yang variatif.
Sebagai informasi rangkaian kegiatan peringatan Harkannas terdiri dari seminar, lokakarya, lomba logo Gemarikan, lomba foto, pameran produk 52 UMKM perikanan dari 34 Provinsi, lomba dan demo masak ikan, lomba melukis anak-anak dan makan ikan bersama.
Pada puncak peringatan Harkannas diisi dengan beragam rangkaian acara di Pantai Mosing seperti, panen udang vaname, tanam mangrove, bersih pantai, parade paralayang, parade perahu nelayan, penyerahan hadiah pemenang lomba dan peluncuran logo baru Gemarikan. Ada juga kegiatan pemecahan rekor MURI penanaman mangrove dan bersih pantai sebagai bagian dari program Bulan Cinta Laut.