PONTIANAKGLOBE.COM, SINTANG -- Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen STKIP Persada Khatulistiwa Sintang mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Kegiatan yang digelar pada Selasa, 29 Oktober 2024 bertema, "Pelatihan Keterampilan Manajemen Kepemimpinan bagi Kelompok Remaja Karang Taruna Singantri Raya Desa Boti."
Kegiatan digelar di Desa Bonti, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Kegiatan PKM ini merupakan bagian dari hibah DIKTI 2024 dan didukung oleh pendanaan dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (KEMDIKBUDRISTEK) Republik Indonesia.
Pelatihan ini berlangsung dari Juni hingga Desember 2024, dengan lima tahapan utama: sosialisasi, penerapan, pelatihan dan pendampingan, evaluasi, serta keberlanjutan program.
Dalam sambutannya, Olenggius mengungkapkan bahwa kegiatan PKM ini berawal dari hasil koordinasi dengan Kepala Desa Boti, Sekretaris Desa Boti, dan Ketua Karang Taruna, yang menunjukkan bahwa semangat berorganisasi pemuda di Desa Boti masih rendah, sehingga kegiatan karang taruna belum berjalan optimal.
Tahap pertama adalah sosialisasi rencana PKM kepada masyarakat dan remaja Karang Taruna Desa Boti.
Tahap kedua adalah penerapan, di mana peserta mendapatkan paket pelatihan yang berisi alat tulis, modul pelatihan, kertas manila untuk presentasi, dan modul studi dokumenter.
Para peserta diminta untuk menggali informasi tentang budaya dan permainan tradisional tersebut melalui wawancara dengan tokoh adat dan orang tua yang berpengetahuan luas.
Hasil tugas ini kemudian dipresentasikan oleh masing-masing kelompok.
Pada tahap ketiga, yaitu pelatihan dan pendampingan, materi disampaikan oleh empat dosen.
Olenggius Jiran MPd, sebagai ketua tim, menyampaikan materi mengenai latar belakang dan tujuan PKM di Desa Boti.