Apa Itu Patembayan dan Paguyuban Dalam Masyarakat? Ini Pengertian, Contoh, dan Bedanya!

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 22 Februari 2025 | 13:13 WIB
Ilustrasi relasi sosial antarmasyarakat.  (freepik)
Ilustrasi relasi sosial antarmasyarakat. (freepik)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARATA -- Sebagai makhluk sosial, manusia selalu berinteraksi dan bergantung satu sama lain, yang pada akhirnya membentuk kelompok sosial.

Ferdinand Tönnies, seorang sosiolog asal Jerman, mengelompokkan kelompok sosial menjadi dua jenis, yaitu patembayan (gesellschaft) dan paguyuban (gemeinschaft).

Baca Juga: Fakta Terbaru Kasus Dugaan Pemerasan Nikita Mirzani ke Reza Gladys, Kerugian Capai Rp4 Miliar!

Kedua konsep ini dibedakan berdasarkan jenis hubungan antar-anggotanya.

1. Pengertian Patembayan

Patembayan adalah kelompok sosial yang anggotanya memiliki ikatan bersifat sementara dan lebih bersifat rasional.

Hubungan dalam patembayan biasanya didasarkan pada tujuan atau kepentingan bersama, serta memiliki struktur yang jelas dengan pembagian tugas yang spesifik.

Ciri-ciri Patembayan:

  • Hubungan bersifat kontraktual dan formal.
  • Terbentuk untuk mencapai tujuan tertentu.
  • Terdapat pembagian tugas yang jelas.
  • Keanggotaan lebih mempertimbangkan manfaat atau keuntungan.

Contoh Patembayan: asosiasi pedagang, partai politik, serikat buruh, dan organisasi perusahaan.

2. Pengertian Paguyuban

Paguyuban adalah kelompok sosial yang anggotanya memiliki ikatan emosional yang kuat, bersifat alami, dan cenderung bertahan lama.

Hubungan antar-anggota didasarkan pada rasa kasih sayang dan kesatuan batin.

Baca Juga: 20 Kepala Daerah PDIP Tunda Retret Usai Penahanan Hasto, Ini Instruksi Megawati

Ciri-ciri Paguyuban:

  • Ikatan yang erat dan akrab.
  • Bersifat pribadi dan eksklusif.
  • Hubungan berlangsung secara alami tanpa unsur kepentingan.

Jenis-jenis Paguyuban:

  1. Paguyuban berdasarkan ikatan darah (gemeinschaft by blood), seperti keluarga dan kerabat.
  2. Paguyuban berdasarkan tempat tinggal (gemeinschaft of place), seperti komunitas RT/RW atau kelompok arisan.
  3. Paguyuban berdasarkan kesamaan pemikiran (gemeinschaft of mind), seperti kelompok keagamaan atau ideologis.

Perbedaan Patembayan dan Paguyuban

Aspek Paguyuban Patembayan
Ikatan antar anggota Murni, alami, dan kekal Sementara dan rasional
Dasar hubungan Rasa cinta dan kebersamaan Tujuan dan kepentingan bersama
Sifat hubungan Informal dan akrab Formal dan kontraktual
Tujuan utama Mempererat kebersamaan Memperoleh manfaat atau keuntungan

Dengan memahami konsep patembayan dan paguyuban, kita dapat mengenali berbagai jenis hubungan sosial yang terbentuk dalam kehidupan sehari-hari. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X