PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARATA -- Sebagai makhluk sosial, manusia selalu berinteraksi dan bergantung satu sama lain, yang pada akhirnya membentuk kelompok sosial.
Ferdinand Tönnies, seorang sosiolog asal Jerman, mengelompokkan kelompok sosial menjadi dua jenis, yaitu patembayan (gesellschaft) dan paguyuban (gemeinschaft).
Baca Juga: Fakta Terbaru Kasus Dugaan Pemerasan Nikita Mirzani ke Reza Gladys, Kerugian Capai Rp4 Miliar!
Kedua konsep ini dibedakan berdasarkan jenis hubungan antar-anggotanya.
1. Pengertian Patembayan
Patembayan adalah kelompok sosial yang anggotanya memiliki ikatan bersifat sementara dan lebih bersifat rasional.
Hubungan dalam patembayan biasanya didasarkan pada tujuan atau kepentingan bersama, serta memiliki struktur yang jelas dengan pembagian tugas yang spesifik.
Ciri-ciri Patembayan:
- Hubungan bersifat kontraktual dan formal.
- Terbentuk untuk mencapai tujuan tertentu.
- Terdapat pembagian tugas yang jelas.
- Keanggotaan lebih mempertimbangkan manfaat atau keuntungan.
Contoh Patembayan: asosiasi pedagang, partai politik, serikat buruh, dan organisasi perusahaan.
2. Pengertian Paguyuban
Paguyuban adalah kelompok sosial yang anggotanya memiliki ikatan emosional yang kuat, bersifat alami, dan cenderung bertahan lama.
Hubungan antar-anggota didasarkan pada rasa kasih sayang dan kesatuan batin.
Baca Juga: 20 Kepala Daerah PDIP Tunda Retret Usai Penahanan Hasto, Ini Instruksi Megawati
Ciri-ciri Paguyuban:
- Ikatan yang erat dan akrab.
- Bersifat pribadi dan eksklusif.
- Hubungan berlangsung secara alami tanpa unsur kepentingan.
Jenis-jenis Paguyuban:
- Paguyuban berdasarkan ikatan darah (gemeinschaft by blood), seperti keluarga dan kerabat.
- Paguyuban berdasarkan tempat tinggal (gemeinschaft of place), seperti komunitas RT/RW atau kelompok arisan.
- Paguyuban berdasarkan kesamaan pemikiran (gemeinschaft of mind), seperti kelompok keagamaan atau ideologis.
Perbedaan Patembayan dan Paguyuban
| Aspek | Paguyuban | Patembayan |
|---|---|---|
| Ikatan antar anggota | Murni, alami, dan kekal | Sementara dan rasional |
| Dasar hubungan | Rasa cinta dan kebersamaan | Tujuan dan kepentingan bersama |
| Sifat hubungan | Informal dan akrab | Formal dan kontraktual |
| Tujuan utama | Mempererat kebersamaan | Memperoleh manfaat atau keuntungan |
Dengan memahami konsep patembayan dan paguyuban, kita dapat mengenali berbagai jenis hubungan sosial yang terbentuk dalam kehidupan sehari-hari. ***
Artikel Terkait
Sejarah Perjalanan Jam Tangan, Begini Evolusi, Teknologi, dan Merek Tertua di Dunia
Baru Rilis Casio MTS-S100, Jam Tangan Solar dengan Kaca Safir, Desain Elegan di Harga Rp 1 Jutaan! Ini Alasan Kamu Harus Memilikinya
Internet Murah Rp100 Ribu untuk 100 Mbps Segera Terwujud, Ini Faktanya!
Apple Intelligence Masuk China! Senjata Baru Apple Hadapi Huawei
Teclast T70, Tablet 14 Inci dengan RAM 20GB, Ini 6 Alasan Mengapa Tablet Ini Cocok untuk Kerja dan Hiburan
Nokia T21 Tablet Tangguh dengan Desain Kokoh dan Performa Andal di Kelas Rp2 Jutaan, Ini Alasan Mengapa Cocok untuk Pelajar