Solusi Pertanian Ramah Lingkungan di Dusun Ayo Gundaleng

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Minggu, 20 Oktober 2024 | 22:45 WIB
Dokumentasi (2024)
Dokumentasi (2024)

Mereka mengadakan pelatihan bagi kelompok wanita tani Gundaleng Sejahtera, yang terdiri dari 20 anggota dan sejumlah perwakilan masyarakat lain, dengan total peserta mencapai 35 orang.

Kegiatan pelatihan dimulai pada 30 Agustus 2024 dan diresmikan oleh Kepala Desa Senakin, Marius, S.Sos. Juga hadir dalam acara tersebut Bapak Tamrin, S.ST. dari Badan Penyuluhan Pertanian Sengah Temila, serta beberapa perangkat desa lainnya.

Pelatihan itu berfokus pada pemanfaatan lahan kosong di sekitar rumah untuk bercocok tanam sayuran dengan metode hidroponik, sebuah teknik pertanian yang tidak menggunakan media tanah, melainkan air yang mengandung nutrisi.

Sosialisasi (2024)
Sosialisasi (2024)

Tujuan dari Program

Program bertujuan untuk mendorong para ibu rumah tangga di Dusun Ayo Gundaleng agar lebih mandiri dalam mencukupi kebutuhan sayuran sehari-hari.

Sistem hidroponik dipilih karena mudah diterapkan, tidak memerlukan lahan yang luas, serta minim penggunaan pestisida, sehingga menghasilkan sayuran yang lebih sehat.

Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan cara bercocok tanam menggunakan peralatan sederhana seperti baki, ember, dan pipa paralon.

Pelatihan dan Pendampingan

Kelompok wanita tani dilatih secara intensif mengenai metode budidaya hidroponik, mulai dari teknik perakitan hingga perawatan tanaman.

Mereka juga diberikan pemahaman tentang manfaat hidroponik dalam jangka panjang, khususnya untuk mengatasi masalah keterbatasan lahan.

Hasil yang diharapkan adalah adanya peningkatan ketahanan pangan di kalangan rumah tangga, sekaligus potensi produksi skala kecil yang dapat menambah pendapatan keluarga.

Hasil Pelatihan

Setelah pelatihan, KWT Gundaleng Sejahtera berhasil merakit perangkat hidroponik sederhana di pekarangan rumah masing-masing.

Dengan total 312 lubang tanam yang tersebar di 15 pipa paralon dan beberapa ember serta baki, para peserta kini mampu menanam berbagai jenis sayuran seperti kangkung. Hasil panen awal menunjukkan bahwa hidroponik dapat menjadi solusi praktis dan sehat bagi kebutuhan sayur-mayur keluarga di lingkungan perkebunan sawit tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Sumber: Majalah DUTA

Tags

Rekomendasi

Terkini

X