Korban pertama kali ditemukan oleh dua warga, Rizki (19) dan neneknya, Darwila (69).
Saat kejadian, Rizki sedang bekerja di lokasi yang tidak jauh dari tempat korban ditemukan. Ia kemudian mendengar suara perempuan disusul suara sepeda motor terjatuh.
"Kami ini sedang bekerja, lalu saya mendengar suara perempuan dan motor jatuh," kata Rizki, Kamis, 20 Agustus 2026.
Mendengar suara tersebut, Rizki keluar dari tempat kerjanya dan mendatangi sumber suara.
Rizki kemudian melihat korban dalam posisi telungkup di badan jalan dengan kondisi bersimbah darah.
"Panik, Pak. Saya langsung memberitahu nenek saya," ungkap Rizki.
Darwila yang mendapat informasi tersebut kemudian menuju lokasi kejadian. Ia mendapati seorang wanita tergeletak di sisi jalan.
"Mendapati kejadian ini, saya langsung memberitahu penjaga malam," beber Darwila.
Tak lama kemudian, personel Polsek Kertapati bersama tim Inafis Polrestabes Palembang mendatangi lokasi kejadian.
Korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih mendalami kasus tersebut dan memburu terduga pelaku yang menyebabkan seorang mahasiswi UT Palembang meninggal dunia. ***