"Saya ingin minta maaf atas semua kesalahan yang timbul dari kelakuan saya. Saya tidak membenarkan, saya hanya meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan," ujarnya.
Ebem menjelaskan bahwa konten tersebut dibuat dengan tujuan memberikan motivasi agar orang yang semula pendiam berani berinteraksi dengan orang lain.
"Awalnya iseng, lalu banyak komentar yang mengatakan video saya membantu mereka lebih percaya diri. Dari situ saya merasa konten ini bisa menginspirasi. Tidak ada niat negatif apa pun," tuturnya.
Meski demikian, polemik mengenai perekaman tanpa persetujuan dan dugaan pelanggaran hak privasi masih menjadi perhatian publik. ***