daily-vibes

Viral Keluhan Layanan Darurat 110 Polri, Warganet Sebut Respons Lamban hingga Tak Profesional

Sabtu, 4 Juli 2026 | 07:05 WIB
Viral keluhan pelayanan Layanan 110 Polri di media sosial (Tribrata - Threads/de.pirjin)

Salah satunya disampaikan akun @xyandathawa yang mengaku pernah menghubungi 110 saat pandemi COVID-19 untuk melaporkan aksi balap liar.

"Gue juga pernah zaman COVID menelepon 110. Gue kesel banget denger bocah-bocah pada balapan di jalan raya sampai suaranya kedengeran ke rumah gue. Diangkat dan jawabannya 'Ya itu harus telepon Polseknya, Mbak.' Ya kalau gitu enggak usah bikin call center. Aneh banget sumpah," tulisnya.

Keluhan lain datang dari akun @pravciki yang mengaku melaporkan dugaan penipuan ke Polres Metro Bekasi Kota melalui WhatsApp.

Ia membagikan tangkapan layar percakapan yang menunjukkan petugas meminta korban ikut melacak keberadaan pelaku.

"Ditunggu saja bu, semuanya butuh proses. Penyidik sudah menghubungi ibu. Ibu bisa juga lacak, kalau ada alatnya ya enggak apa-apa. Untuk pelaku, masih di Bekasi tinggalnya," demikian isi pesan yang dibagikan akun tersebut.

Menurut pengakuannya, laporan itu telah berjalan selama tiga pekan. Ia juga menilai permintaan agar korban melacak sendiri nomor telepon terduga pelaku tidak realistis karena masyarakat tidak memiliki kewenangan maupun akses untuk melakukannya.

Berdasarkan informasi di laman resmi Polri, layanan darurat 110 merupakan akses gratis bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian yang membutuhkan bantuan kepolisian.

Polri menyebut setiap laporan yang diterima akan diteruskan kepada petugas terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti.

"Setiap informasi segera diteruskan ke petugas terdekat," demikian keterangan dalam laman resmi layanan 110 Polri.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Polri terkait keluhan yang ramai diperbincangkan di media sosial tersebut. ***

Halaman:

Tags

Terkini