PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Media sosial diramaikan dengan keluhan sejumlah warganet mengenai pengalaman mereka saat menghubungi layanan darurat 110 milik Polri.
Keluhan tersebut bermula dari unggahan akun Threads @de.pirjin yang mengaku kecewa dengan respons petugas ketika hendak melaporkan kecelakaan lalu lintas di Tol Cililitan.
Baca Juga: Hotman Paris Buka Suara Usai Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Mengaku Mendengar Suara Makan dan Sendawa
Dalam unggahannya, pemilik akun mengaku menghubungi layanan 110 sekitar pukul 04.00 WIB untuk melaporkan kecelakaan di Tol Cililitan KM 03+600. Namun, respons yang diterimanya dinilai tidak sesuai harapan.
"Sumpah yak @halo_polisi @polisi_indonesia gua barusan telepon 110 buat laporan ada lakalantas tadi jam sekitaran 04.00 WIB di Tol Cililitan KM 03+600," tulisnya dalam unggahan yang dibagikan pada Kamis, 2 Juli 2026.
Ia mengaku tidak langsung mendapat respons dari petugas. Sebaliknya, ia mengklaim mendengar suara seseorang sedang makan dan bersendawa sebelum mengucapkan "Alhamdulillah."
"Dan gongnya adalah pas gua angkat teleponnya, enggak ada suara respons dari call center, yang terdengar suara makan dan sendawa dengan ucap 'Alhamdulillah,'" tulisnya.
Unggahan tersebut juga mempertanyakan kualitas pelayanan petugas layanan darurat yang dinilai lamban.
"Gue kira 110 bakal gercep kayak 911-nya negara luar, taunya leha-leha? Begitu kah cara kalian merespons aduan masyarakat?" lanjutnya.
Dalam unggahan lanjutan, pemilik akun turut menandai akun Kombes Pol Manang Soebeti agar keluhannya mendapat perhatian.
"Bagaimana ini pak, lacak deh pak yang jaga call center pagi ini, dengan santainya dia makan, cuek sama laporan masyarakat. Jujur mencoba buat percaya lagi ke Polisi tapi malah yang didapat respons aduannya seperti itu," tulisnya.
Baca Juga: Belarus Siap Bantu Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia Lewat Alih Teknologi dan Modernisasi Pertanian
Warganet Lain Bagikan Pengalaman Serupa
Unggahan tersebut telah memperoleh hampir 6.000 tanda suka dan memicu berbagai tanggapan dari warganet lain yang mengaku memiliki pengalaman serupa saat menghubungi layanan kepolisian.