daily-vibes

Menkeu Purbaya Ungkap Cara Prabowo Ambil Keputusan: Presiden Ingat Angka, Tak Bisa 'Dibohongi'

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:05 WIB
Menkeu Purbaya ungkap komunikasi para menteri dengan Presiden Prabowo. (Instagram/menkeuri)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa komunikasi antara Presiden Prabowo Subianto dan para menteri berlangsung secara rutin, terutama terkait pembahasan kebijakan strategis pemerintah.

Hal itu disampaikan Purbaya saat menjadi bintang tamu dalam podcast Denny Sumargo. Menurutnya, tidak semua menteri selalu hadir dalam setiap pertemuan dengan Presiden. Biasanya hanya sekitar 10 hingga 12 menteri yang membidangi sektor-sektor strategis.

Baca Juga: Ekspor Olahan Nikel dan Sawit Topang Surplus Neraca Perdagangan Nonmigas RI Capai USD 16,31 Miliar

"Ngobrol lah. Tapi enggak semua menteri, yang sering ikut tuh 10 orang, 12 orang, sektor-sektor penting. Kalau saya kenapa dipanggil, karena pasti buntutnya minta uang kan?" ujar Purbaya, dikutip pada Jumat, 3 Juli 2026.

Ia menjelaskan, dalam setiap pertemuan para menteri diminta menyampaikan kondisi riil, termasuk berbagai risiko dari program maupun kebijakan yang akan dijalankan.

Purbaya: Presiden Ingat Semua Angka

Dalam perbincangan tersebut, Denny Sumargo menilai publik kerap menganggap para pejabat pemerintah tidak saling berkomunikasi.

"Ini yang tidak sampai ke masyarakat kadang-kadang, seolah-olah tuh kayak enggak ngobrol gitu," kata Denny.

Menanggapi hal itu, Purbaya menilai Prabowo merupakan sosok yang cepat memahami persoalan dan mampu menyesuaikan kebijakan berdasarkan masukan para menteri.

"Dia (Presiden) orang pintar, cepat sekali adjust-nya. Jadi ada menteri ngomong gini-gini, tiba-tiba bisa marah, 'Kamu gimana? Kenapa lama banget kamu? Kamu saya suruh kenapa minta setahun lagi? Minta studi kelayakan lagi itu minimal setahun?'" ujar Purbaya menirukan Prabowo.

Baca Juga: KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli dalam Kasus Dugaan Gratifikasi Bupati Kuansing

Menurutnya, Presiden juga memiliki daya ingat yang kuat terhadap berbagai angka yang pernah dipaparkan dalam rapat.

"Dari situ saya tahu Presiden itu pintar, ingat angka-angka yang kita sebutkan. Jadi, enggak berani ngibul. Kalau jelek kita ngomong aja biar dia ambil keputusan," ujarnya.

Cerita Soal Kebijakan APBN

Purbaya juga mengungkap proses diskusi dengan Presiden terkait kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Halaman:

Tags

Terkini