Bus Rombongan Trip Anyer 2026 Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, Diduga Gegara Pemburu Telolet

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:05 WIB
Menyoroti kronologi insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan rombongan Bus Pariwisata Anyer di Tol Tangerang-Merak, Banten.  (Instagram.com/@sipalingbanten)
Menyoroti kronologi insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan rombongan Bus Pariwisata Anyer di Tol Tangerang-Merak, Banten. (Instagram.com/@sipalingbanten)

PONTIANAKGLOBE.COM, BANTEN -- Kecelakaan beruntun melibatkan sejumlah bus pariwisata rombongan Trip Anyer 2026 di Tol Tangerang-Merak, Kota Serang, Banten, menjadi sorotan di media sosial.

Insiden tersebut diduga terjadi setelah bus paling depan mengerem secara mendadak. Beredar dugaan pengereman dilakukan sebagai respons terhadap aksi sejumlah anak yang berada di pinggir jalan tol untuk meminta sopir membunyikan klakson telolet.

Baca Juga: Anak Perempuan 9 Tahun Diserang Pitbull di Bandung, Alami Luka Gigitan di Kepala

Dalam unggahan Instagram @sipalingbanten pada Selasa, 25 Agustus 2026, disebutkan bus-bus di belakang tidak sempat menghindar karena jarak antarbus terlalu dekat.

“Bus tersebut disebut merespons pemburu klakson telolet yang berada di pinggir jalan tol,” tulis keterangan unggahan tersebut.

“Benturan tersebut menyebabkan beberapa bus mengalami kerusakan pada bagian depan maupun belakang,” lanjutnya.

Kecelakaan Terjadi di KM 70

Kecelakaan rombongan bus pariwisata Trip Anyer 2026 tersebut terjadi di bahu jalan Tol Tangerang-Merak KM 70 pada Minggu, 23 Agustus 2026 pagi.

Kasat PJR Serang Kompol Denny Yudha Hermawan mengatakan, sejumlah anak diduga berada di bahu jalan tol untuk meminta sopir membunyikan klakson telolet.

Meski terjadi benturan antarkendaraan, Denny memastikan kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

“Kecelakaan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka,” ujar Denny.

Menurut Denny, aktivitas berburu telolet dengan berada di area jalan tol sangat berbahaya karena dapat mengancam keselamatan.

Baca Juga: Pendaki 16 Tahun Tewas Terjatuh di Puncak Sejati Gunung Sumbing

Pemburu Telolet Sudah Tidak Berada di Lokasi

Denny mengatakan, ketika petugas tiba di lokasi, anak-anak yang diduga melakukan aksi berburu telolet sudah tidak berada di tempat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X