Personel BNN dan Brimob yang berada di lokasi kemudian melakukan tindakan untuk mengendalikan situasi, termasuk menggunakan gas air mata.
"Tetapi kemudian ada perlawanan dari mereka, anggota ditembaki mercon. Kemudian kita hadang dan antisipasi, kita pukul mundur mereka," ungkap Roy.
Dalam operasi tersebut, sejumlah personel terlihat mengenakan perlengkapan pengamanan, seperti rompi antipeluru dan helm.
Hingga Kamis, 13 Agustus 2026 sekitar pukul 11.30 WIB, proses penggerebekan dan pengembangan kasus masih berlangsung.
Sejumlah orang telah diamankan, termasuk MR yang disebut sebagai bos jaringan narkoba.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah orang yang ditangkap maupun jenis dan jumlah barang bukti narkotika yang diamankan. ***
Artikel Terkait
Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur'an di The Sounds Project Berujung Laporan Polisi
Pegawai Diskominfo Kukar Diduga Bakar Ruang Rapat, Polisi Dalami Motif
Supriadi Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PWI Kabupaten Ketapang Periode 2026-2029
Misa Inkulturasi di Kuta, Saat Iman Katolik Berjalan Bersama Budaya Bali
Kunjungi SDK Lewouran, Padre Marco Ajak Siswa Berani Bermimpi dan Mencintai Kampung Halaman
Pulang ke Lewouran, Padre Marco Pimpin Misa dan Rayakan HUT ke-58 Bersama Umat