Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur'an di The Sounds Project Berujung Laporan Polisi

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:05 WIB
Menyoroti viralnya kontroversi dugaan tantangan hafalan Al-Quran yang berhadiah miras dalam festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara.  (Instagram.com/@nowdots)
Menyoroti viralnya kontroversi dugaan tantangan hafalan Al-Quran yang berhadiah miras dalam festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara. (Instagram.com/@nowdots)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kontroversi dalam festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, tengah menjadi sorotan di media sosial.

Kontroversi tersebut mencuat setelah beredar video yang diduga memperlihatkan promosi minuman beralkohol dengan tantangan hafalan Al-Qur'an dalam festival musik yang digelar pada akhir pekan lalu.

Baca Juga: Polisi Selidiki Tewasnya Siswi SMA Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Terbaru, advokat Muhammad Rizki dari Tim Hukum Muslim mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam kegiatan tersebut.

Laporan itu telah terdaftar dengan nomor LP/B/5914/VII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 11 Agustus 2026.

Rizki menyebut sedikitnya lima pihak dilaporkan, yakni pihak penyelenggara atau event organizer (EO), produsen minuman beralkohol, dua orang pembawa acara (MC), serta perempuan yang disebut melantunkan ayat Al-Qur'an dalam tantangan tersebut.

"Hari ini kami akan laporkan kurang lebih 5 pihak. Yang pertama itu ialah EO dari acara tersebut, acara sampah tersebut," kata Rizki kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.

"Yang kedua, produsen daripada miras. Yang ketiga, ada dua orang MC. Lalu yang terakhir itu perempuan yang melafazkan Al-Qur'an demi mendapatkan satu botol miras," imbuhnya.

Siapa Saja yang Dilaporkan?

Berdasarkan surat tanda penerimaan laporan, salah satu pihak yang tercantum sebagai terlapor adalah pembawa acara bernama Revnaldo Ega S.

Selain itu, terdapat nama brand minuman beralkohol Newport (Orang Tua Group) dan pihak penyelenggara The Sounds Project.

Dalam laporan tersebut, Rizki mempersoalkan dugaan tindak pidana penistaan agama sebagaimana diatur dalam Pasal 300 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Awal Mula Kontroversi

Kontroversi bermula setelah beredar rekaman yang diduga memperlihatkan kegiatan promosi minuman beralkohol dengan tantangan hafalan Al-Qur'an di salah satu booth dalam festival The Sounds Project di Ancol, Minggu, 9 Agustus 2026.

Dalam video tersebut, terlihat pengunjung mengikuti sebuah tantangan untuk menghafalkan salah satu surah dalam Al-Qur'an.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X