"Karena saya enggak pernah dapat laporan dari lapangan, makanya saya tegur camat, saya marah betul, karena saya enggak tahu separah itu jalanannya," imbuhnya.
Radityo juga meminta jajarannya memberikan laporan yang tidak hanya berupa informasi tertulis, tetapi dilengkapi dokumentasi mengenai kondisi jalan serta dampaknya terhadap masyarakat.
"Kalau perlu, kalau pas ada masyarakatnya jatuh, kirim foto, gitu loh," ungkapnya.
"Jadi saya ngerti kalau situasinya jalanannya benar-benar parah," sambung Radityo.
Singgung Keterbatasan Anggaran
Dalam kesempatan yang sama, Radityo mengungkapkan bahwa luas wilayah Lampung Selatan membuat kebutuhan anggaran pembangunan infrastruktur cukup besar. Namun, di sisi lain, anggaran yang tersedia terbatas.
"Karena gini, mungkin kalau belum kebagian, karena Lampung Selatan kan luas, cuma duitnya terbatas," terang Bupati Lamsel.
"Jadi harus pintar-pintar saya membagi jatah," sambungnya.
Radityo kemudian menganalogikan kondisi tersebut dengan cara mengatur kebutuhan rumah tangga ketika penghasilan yang tersedia terbatas.
"Kayak di dapur rumah Bapak-Ibu. Kebutuhannya banyak, uang dapurnya terbatas. Kan harus pintar-pintar membagi," kata Radityo.
Meski demikian, Radityo memastikan ruas jalan yang dilintasi saat kunjungan tersebut telah masuk dalam perencanaan perbaikan.
Pemerintah daerah juga disebut akan memetakan sejumlah titik jalan yang dinilai paling mendesak untuk segera ditangani. ***
Artikel Terkait
1,3 Ton Ketamin Diselundupkan dalam 1.300 Bungkus Teh Cina, 8 ABK Diamankan
Dugaan Penipuan CPNS Libatkan Oknum Militer di Jatim, Kerugian Disebut Capai Rp20 Miliar
Pengendara Motor Rusak Palang Perlintasan Kereta di Sleman, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Liburan Jessica Mila di Pulau Padar Disorot, Warganet Pertanyakan Izin Pelayaran
MR.D.I.Y. Indonesia Umumkan Pemenang Art Competition 2026, Indonesia Jadi Tuan Rumah Kompetisi Regional
Dua Pekerja Proyek Tertimpa Beton Drainase di Jatinegara, Evakuasi Berlangsung 3 Jam