Beberapa di antaranya meliputi: Operasi GOM VII di Aceh, Operasi Dharma Nusa di Aceh, hingga Operasi Darurat Militer I dan II di Aceh.
Karier militernya berjalan sangat dinamis dengan kombinasi penugasan taktis, pengamanan VVIP, hingga komando teritorial dan intelijen.
Baca Juga: Pacific Partnership 2026 Tiba di Sibolga, Perkuat Kerja Sama Penanggulangan Bencana di Indo-Pasifik
Rekam jejak jabatan yang pernah diembannya antara lain: Perwira di Yonif 4 Marinir, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Komandan Yonmarhanlan I Belawan, Komandan Lanal Cirebon (2017–2019), Asintel Danlantamal XII Pontianak, Sintel Kogabwilhan III Papua, dan kini Staf Intelijen Kasal (Spamal) & Bais TNI.
Prestasi Akademik Internasional
Tidak hanya andal dalam taktik lapangan dan intelijen, Brigjen Yustinus juga dikenal memiliki kapasitas akademik yang diakui secara global.
Dirinya tercatat menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional antara lain Collin East Award (2014): Penghargaan bergengsi yang diraihnya saat menempuh pendidikan reguler Seskoal, yang turut mempererat hubungan pertahanan antara RI dan Australia.
Ia juga mengikuti NDU PLA Tiongkok, dan berhasil menyelesaikan pendidikan militer strategis setingkat Lemhannas di International College of Defence Studies (ICDS) ke-48, National Defence University (NDU), Beijing.
Ia menjadi salah satu delegasi terbaik Indonesia yang belajar bersama perwira tinggi dari 85 negara.
Yustinus Rudiman juga mendapat amanah Penugasan Luar Negeri. Antara lain berpengalaman dalam berbagai misi kedinasan ke Singapura, Papua Nigam, Australia, hingga Amerika Serikat (di mana ia berhasil meraih penghargaan US Airborne).
Di tengah pergeseran geopolitik global ke ruang digital, penunjukan Brigjen TNI (Mar) Yustinus Rudiman sebagai Sahli Kasal Bidang Teknik Pernika dan Siber menjadi langkah taktis yang sangat tepat oleh pimpinan TNI AL.
Kombinasi matang antara pengalaman tempur lapangan, insting intelijen yang tajam, serta wawasan pertahanan internasional tingkat tinggi menjadikannya aset berharga. Dari Sambas untuk Indonesia, Brigjen Yustinus kini memikul tanggung jawab besar membentengi keamanan siber matra laut nusantara.
Dilantik Bersama 31 Perwira Tinggi
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 31 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Laut mengikuti Laporan Korps Kenaikan Pangkat yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr Muhammad Ali di Wisma Elang Laut, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Juli 2026.
Satu di antara para perwira tersebut adalah Brigjen TNI Mar Yustinus Rudiman.
Dalam kenaikan pangkat tersebut, enam perwira yang sebelumnya berpangkat bintang satu resmi menyandang pangkat bintang dua.
Artikel Terkait
Syarat Pendaftaran Bintara TNI AL 2024 Pria dan Wanita Lengkap. Cek Spektrum Keahlian SMK dan MAK Rekrutmen Bintara PK TNI AL 2024
Biaya Masuk TNI AL: Gratis, Simak Informasi Pentingnya untuk Kamu yang Bercita-cita Menjadi Prajurit AL
Kapal Perang TNI AL Sigap Bantu Korban Erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara: Bawa Bantuan dan Lakukan Evakuasi
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 44.260 Batang Rokok Ilegal di Sambas Kalbar, Begini Kronologisnya
TNI AL Dikeroyok Calo di Terminal Arjosari, TNI Pastikan Pelaku Terdata
Kolonel Marinir Yustinus Rudiman, Putra Dayak Kalbar, Lulus Pendidikan Strategis di Tiongkok