WNI Asal Maros Ditemukan Meninggal di Armenia, KBRI Kyiv Berkoordinasi dengan Otoritas Setempat

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Selasa, 21 Juli 2026 | 18:05 WIB
Kasus seorang WNI ditemukan tewas di Armenia yang diduga jadi korban pembunuhan sesama WNI. (Unsplash/William F. Santos)
Kasus seorang WNI ditemukan tewas di Armenia yang diduga jadi korban pembunuhan sesama WNI. (Unsplash/William F. Santos)

PONTIANAKGLOBE.COM, SULAWESI SELATAN -- Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial VAT (24), asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, di Armenia.

Korban ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di Yerevan pada 15 Juli 2026. Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, jasad korban ditemukan dalam kondisi tangan terikat dan mulut tertutup lakban sehingga memunculkan dugaan adanya tindak pembunuhan.

Baca Juga: Viral Penjahit dan Pelanggan Adu Mulut di Bali, Muncul Dugaan Ujaran Rasis hingga Ancaman

Kabar tersebut pertama kali ramai setelah diunggah akun Instagram @periasjenazah.gloriaelsa pada Senin, 20 Juli 2026.

Unggahan Media Sosial Sebut Rekan Kerja Diduga Terlibat

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa korban diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh rekan kerjanya yang juga merupakan warga negara Indonesia.

Unggahan itu juga menyebut dugaan motif berkaitan dengan penolakan korban untuk terlibat dalam penggelapan dana perusahaan senilai Rp250 juta. Namun, informasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh aparat penegak hukum.

"Aku dibunuh oleh rekan kerjaku yang sama-sama WNI juga, motif pembunuhanku karena aku tidak mau turut dalam penggelapan dana perusahaan Rp250 juta dan aku tidak mau membawa kabur uang tersebut," demikian narasi dalam video yang diunggah akun tersebut.

Unggahan yang sama juga menyebut bahwa penyelidikan tengah dilakukan oleh kepolisian Armenia dan sejumlah orang telah diamankan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari otoritas Armenia mengenai motif maupun identitas para pihak yang diamankan.

Keluarga Berharap Jenazah Dipulangkan ke Indonesia

Selain mengungkap kronologi, akun tersebut juga menyampaikan harapan keluarga agar jenazah korban dapat segera dipulangkan ke Indonesia.

Disebutkan bahwa keluarga masih menunggu kepastian mengenai proses pemulangan jenazah.

Baca Juga: FH UGM Kecam Dugaan Intimidasi terhadap Dosen Nabyla Risfa Izzati, Siap Berikan Pendampingan Hukum

"Keluarga belum melihat jelas foto jenazah dan tidak tahu cara memulangkan jenazah ini seperti apa," ujar pemilik akun dalam unggahan lainnya.

Unggahan tersebut kemudian mendapat perhatian dari artis sekaligus anggota DPR RI, Uya Kuya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X