Selain mengevakuasi korban, aparat juga melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap para pelaku penyerangan.
Seluruh tujuh penumpang yang berada di dalam pesawat dilaporkan selamat.
Mereka merupakan warga asli Papua yang berhasil menyelamatkan diri saat insiden terjadi.
Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, mengatakan peristiwa tersebut berdampak besar terhadap masyarakat pedalaman yang selama ini bergantung pada penerbangan perintis.
Transportasi udara menjadi jalur utama distribusi bahan pangan, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga kebutuhan pokok di puluhan distrik yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Perjalanan dari Wamena menuju Balinggama hanya membutuhkan sekitar 20 menit menggunakan pesawat.
Sebaliknya, melalui jalur darat perjalanan dapat memakan waktu beberapa hari hingga satu pekan.
Karena itu, terganggunya layanan penerbangan perintis dikhawatirkan akan menghambat aktivitas masyarakat sekaligus memperburuk akses terhadap layanan dasar di wilayah pegunungan Papua. ***
Artikel Terkait
Philip Mehrtens, Pilot Susi Air, Bebas Setelah 19 Bulan Disandera, Begini Ungkapan Syukur dan Terima Kasih Susi Pudjiastuti
Pilot Susi Air Akhirnya Bebas setelah Lebih dari Setahun Disandera KKB Papua, Berikut Kondisi Kapten Philips
Bebas Setelah 1,5 Tahun Disandera, Begini Profil Philip Mehrtens, Pilot Susi Air yang Ternyata Punya Istri Asal Negara Ini
Pilot Susi Air Philip Martein Akhirnya Bebas dari Penyanderaan OPM, Kapuspen TNI Syukuri Keberhasilan
Setelah 1,7 Tahun Disandera, Pilot Susi Air Philip Terharu Video Call dengan Keluarga
Pilot Turkish Airlines Meninggal saat Terbang, Pesawat Terpaksa Mendarat Darurat di Bandara Jhon F Kennedy New York