Produksi Beras 2025 Melejit! Indonesia di Ambang Swasembada, Tak Perlu Impor Lagi

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 5 November 2025 | 11:12 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan keterangan pers di BRMP Mekanisasi Pertanian (Mektan), Serpong, Tangerang, Senin (3/11/2025). (Dok. Kementan)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan keterangan pers di BRMP Mekanisasi Pertanian (Mektan), Serpong, Tangerang, Senin (3/11/2025). (Dok. Kementan)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Produksi beras Indonesia tahun 2025 mencatat lonjakan tajam dan menjadi capaian penting menuju kemandirian pangan nasional.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), total produksi beras Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, meningkat 4,14 juta ton atau 13,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Baca Juga: Fakta di Balik Isu Beras Rusak, Mentan Bongkar Angka Sebenarnya

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyebut peningkatan ini sebagai momentum penting bagi ketahanan pangan Indonesia.

“Potensi produksi beras Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, naik 13,54 persen dari tahun sebelumnya. Lonjakan terbesar terjadi pada Subround I (Januari–April) 2025 yang tumbuh hingga 26,54 persen dibanding periode sama 2024,” ujar Pudji dalam rilis resmi BPS, Senin (3/11/2025).

Peningkatan tersebut didukung oleh luas panen padi yang mencapai 11,35 juta hektare, naik 12,98 persen dibanding tahun 2024.

Total produksi padi tahun ini diproyeksikan sebesar 60,34 juta ton gabah kering giling (GKG) atau naik 13,55 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Menariknya, proyeksi BPS ini bahkan melampaui prediksi Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) yang memperkirakan produksi beras Indonesia hanya sekitar 34,6 juta ton.

Baca Juga: Beras RI Tembus 34 Juta Ton! Impor Dihentikan, Swasembada Tinggal Selangkah?

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa program pertanian nasional berjalan efektif dan terimplementasi dengan baik di lapangan.

Produksi 2025 juga tercatat melampaui rekor tertinggi sebelumnya pada 2022 yang mencapai 31,54 juta ton.

Lompatan ini merupakan hasil konkret dari program strategis Kementerian Pertanian (Kementan) dalam memperkuat sektor hulu hingga hilir — mulai dari penyaluran pupuk bersubsidi, perbaikan irigasi, bantuan sarana-prasarana, hingga penyesuaian Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk menjaga semangat petani.

Baca Juga: Bulog Gaspol! Ribuan Titik Diserbu Beras SPHP Murah, Ritel Modern Ikut Kecipratan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa capaian ini menjadi tanda kuat bahwa Indonesia semakin dekat dengan swasembada beras.

“Data BPS biasanya sangat akurat. Jadi, insya Allah tahun ini kita tidak perlu impor beras. Semoga dalam waktu dekat swasembada pangan benar-benar terwujud. Saya berterima kasih kepada semua pihak atas kerja kerasnya,” ujar Mentan Amran dalam konferensi pers di BRMP Mekanisasi Pertanian (Mektan), Serpong, Tangerang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Seabad Maria Manaoag, Bersama Jutaan Umat

Rabu, 22 April 2026 | 22:31 WIB

Guru di Bojonegoro Lari ke Sekolah Demi Hemat BBM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:13 WIB
X