Suara Bocor Bikin Geger, Admin Medsos Wali Kota Surabaya Mundur

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Senin, 3 November 2025 | 21:17 WIB
Menyoroti insiden suara bocor admin Pemkot Surabaya di medsos hingga berujung kritik warga terhadap kinerja Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.  (Dok. Instagram.com/@mood.jakarta)
Menyoroti insiden suara bocor admin Pemkot Surabaya di medsos hingga berujung kritik warga terhadap kinerja Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. (Dok. Instagram.com/@mood.jakarta)

PONTIANAKGLOBE.COM, SURABAYA -- Polemik muncul setelah insiden live dalam akun Instagram Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mendadak viral karena insiden suara bocor.

Dalam video yang terekam ketika sesi live dijeda, terdengar percakapan admin media sosial yang tanpa sadar masih terhubung ke mikrofon.

Baca Juga: IKN dan Whoosh: Dua Warisan Jokowi yang Kini Diguncang Pemerintah Baru

Potongan video itu langsung menyebar luas dan menimbulkan tafsir negatif dari warganet yang menilai kegiatan lapangan sang wali kota hanya demi konten media sosial.

Di tengah ramainya sorotan publik, Wali Kota Eri disebut tidak mengetahui peristiwa tersebut karena sedang berada di lapangan.

Sementara itu, admin media sosial yang bersangkutan telah menyampaikan permintaan maaf terbuka dan memutuskan mengundurkan diri dari tugasnya.

Dalam unggahan akun Instagram @mood.jakarta, pada Senin, (3/11/2025), admin bernama Hening Dzikrillah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun pribadinya.

Ia mengaku kelalaian itu sepenuhnya tanggung jawabnya sendiri dan tidak mencerminkan karakter maupun arahan dari Eri Cahyadi.

“Terkait kejadian pengelolaan akun media sosial milik Pak Wali Kota Surabaya, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas apa yang saya lakukan,” kata Hening.

Dalam klarifikasinya, Hening terlihat terisak tangis saat menyampaikan penyesalannya. Ia menegaskan, insiden tersebut murni kesalahan pribadi.

“Ini murni kesalahan pribadi saya meskipun konteksnya saya bercanda dengan teman semobil saya,” ungkapnya.

Hening juga menjelaskan bahwa Eri Cahyadi sama sekali tidak terlibat langsung dalam strategi maupun pengunggahan konten media sosialnya.

“Sebenarnya beliau tidak pernah terlibat langsung dalam pengunggahan konten beliau di media sosial,” katanya.

Dengan penuh tanggung jawab, ia mengajukan pengunduran diri buntut dari insiden tersebut.

“Oleh sebab itu, dengan penuh rasa tanggung jawab, saya memohon maaf kepada Pak Wali dan saya mengajukan permohonan pengunduran diri,” terang Hening.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Seabad Maria Manaoag, Bersama Jutaan Umat

Rabu, 22 April 2026 | 22:31 WIB

Guru di Bojonegoro Lari ke Sekolah Demi Hemat BBM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:13 WIB
X