Bisnis Kopi Susu Kekinian, Apakah Pasarnya di Pontianak Sudah Jenuh atau Masih Bisa Cuan?

photo author
Stefanus Akim, Pontianak Globe
- Kamis, 28 Mei 2026 | 11:01 WIB
Segelas kopi susu gula aren yang bisa mengatasi dahaga. Gen Z dan milenial adalah tipe konsumen yang suka membawa laptop ke kafe untuk mengerjakan tugas atau proyek sampingan, membuka cafe adalah satu di antara peluang bisnis.. (Pontianak Globe @Stefanus Akim)
Segelas kopi susu gula aren yang bisa mengatasi dahaga. Gen Z dan milenial adalah tipe konsumen yang suka membawa laptop ke kafe untuk mengerjakan tugas atau proyek sampingan, membuka cafe adalah satu di antara peluang bisnis.. (Pontianak Globe @Stefanus Akim)

Misalnya meracik Es Kopi Susu Krim Aloe Vera (menggunakan jeli lidah buaya Pontianak) atau Es Kopi Susu Sari Jeruk Sambas.

Baca Juga: Fenomena Lifestyle Creep, Kenapa Makin Gede Penghasilan Kamu, Malah Terasa Makin Miskin?

Rasa unik yang tidak bisa ditemukan di kafe lain ini akan menjadi daya tarik utama toko digitalmu [kontan.co.id].

3. Fokus pada Segmen Pasar Mikro (Niche)

Alih-alih menyasar semua orang, bidik target audiens yang lebih spesifik.

Kamu bisa membuat kedai kopi berkonsep kecil (grab-and-go) yang khusus ditaruh di dekat gerbang kampus atau area perkantoran dengan harga yang super miring (kisaran Rp10.000 - Rp15.000 per cup).

Perputaran volume penjualan yang masif harian dari segmen ini justru sering kali mengalahkan omzet kafe besar.

Kesimpulannya, industri kopi di Pontianak masih menjanjikan ruang keuntungan yang sangat luas.

Kuncinya ada pada kejelianmu dalam menyajikan keunikan produk yang belum disentuh oleh kedai kopi kompetitor. Jangan takut untuk memulai! ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X