Rokok di Antara Ekonomi dan Kesehatan, Menkeu Purbaya: Saya Pilih yang Paling Bermanfaat untuk Masyarakat

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 2 Oktober 2025 | 06:13 WIB
Menkeu Purbaya soal kritik cukai rokok bisa berpengaruh pada kesehatan. (Instagram @menkeuri)
Menkeu Purbaya soal kritik cukai rokok bisa berpengaruh pada kesehatan. (Instagram @menkeuri)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kebijakan Kementerian Keuangan yang tidak menaikkan tarif cukai rokok pada tahun 2026 memicu pro-kontra.

Sejumlah karangan bunga berisi kritik dikirim ke kantor Kemenkeu sebagai bentuk penolakan atas keputusan tersebut.

Baca Juga: Prabowo Sebut Koruptor Nyolong Rp2–3 Triliun per Tahun, Saya Lawan!

Kritik utamanya menyasar pada kekhawatiran bahwa harga rokok yang tetap tidak naik akan membuat akses masyarakat terhadap produk tembakau semakin mudah, yang dikhawatirkan berdampak buruk pada kesehatan.

Namun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons balik dengan menantang para pengkritik untuk menghadirkan alternatif kebijakan yang mampu menyeimbangkan aspek ekonomi dan kesehatan.

Baca Juga: SPBU Swasta Batal Beli BBM dari Pertamina, Kandungan Etanol Jadi Alasan Utama

"Setiap kebijakan pasti menimbulkan pro dan kontra. Tugas kami adalah memilih mana yang paling bermanfaat bagi masyarakat dan ekonomi nasional. Sudah dihitung, dan saya tidak ingin industri kita mati sementara produk ilegal justru tumbuh subur," ujar Purbaya kepada awak media, Selasa (30/9/2025).

Menjawab kritik soal dampak rokok terhadap kesehatan, Purbaya justru melempar balik tantangan.

"Kalau sektor kesehatan bisa menciptakan lapangan kerja sebanyak yang hilang karena industri rokok ditutup, ayo kita ubah kebijakannya sekarang juga. Tapi kalau tidak bisa, jangan cuma ngomong. Masyarakat juga butuh pekerjaan," tegasnya.

Baca Juga: Goa Maria Dalam Tradisi Katolik, Begini Sejarah Awal Mula-nya

Menteri yang kini dikenal dengan gaya komunikasi lugas dan blak-blakan ini juga menyoroti belum adanya rencana konkret pengalihan tenaga kerja jika industri rokok ditutup.

"Kalau ada desain kebijakan transisinya yang bagus, saya akan ikuti. Tapi sampai sekarang, saya belum melihat itu," tambahnya.

Cukai Rokok 2026 Dipastikan Tidak Naik

Purbaya sebelumnya mengumumkan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan tarif cukai rokok pada 2026, usai bertemu dengan perwakilan industri rokok seperti Djarum, Gudang Garam, dan Wismilak pada 26 September 2025.

“Saya tanya apakah perlu dirubah tarif cukainya, mereka bilang jangan. Ya sudah, tidak saya ubah. Padahal saya sempat berpikir untuk menurunkan. Untung mereka cuma minta tetap,” ujarnya sambil berkelakar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X