SPBU Swasta Batal Beli BBM dari Pertamina, Kandungan Etanol Jadi Alasan Utama

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 2 Oktober 2025 | 06:03 WIB
Foto ilustrasi pengisian BBM - SPBU swasta batal beli base fuel dari pertamina. (Unsplash @dpreachdawn)
Foto ilustrasi pengisian BBM - SPBU swasta batal beli base fuel dari pertamina. (Unsplash @dpreachdawn)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Upaya kolaborasi antara SPBU swasta dan Pertamina dalam pengadaan bahan bakar minyak (BBM) nasional belum menemui titik terang.

Meski sempat diumumkan telah ada kesepakatan, dua operator SPBU swasta besar—PT VIVO Energy Indonesia dan APR (BP-AKR)—resmi membatalkan pembelian base fuel dari Pertamina.

Baca Juga: Blunder Menu MBG Gunakan UPF, DPR Cecar BGN soal Kebijakan Tak Konsisten

Padahal, kolaborasi ini sebelumnya digadang sebagai solusi atas habisnya jatah impor BBM bagi SPBU swasta sebelum akhir tahun 2025.

Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, menyampaikan bahwa kandungan etanol 3,5% dalam base fuel menjadi alasan utama VIVO dan APR urung melanjutkan pembelian.

"VIVO awalnya sudah menyepakati pembelian 40 ribu barel, tapi kemudian membatalkan. APR juga batal. Jadi, saat ini tidak ada pembelian dari SPBU swasta," ujar Achmad dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (1/10/2025).

Baca Juga: Goa Maria, Begini Sejarah dan Perkembangannya di Indonesia

Ia menambahkan, meski kandungan etanol masih dalam batas yang diperbolehkan—yakni maksimal 20%—namun keberadaan etanol tetap dianggap tidak sesuai oleh pihak swasta.

“Secara regulasi diperkenankan, tapi teman-teman SPBU swasta memilih mundur karena karakter produk mereka tidak cocok,” jelasnya.

Sementara itu, Shell Indonesia belum mengambil keputusan karena masih melakukan pembahasan internal.

Masih Terbuka untuk Kargo Selanjutnya

Meski kesepakatan pembelian kali ini batal, Pertamina menyatakan pintu negosiasi masih terbuka untuk kargo atau pengiriman selanjutnya.

Baca Juga: Goa Maria Dalam Tradisi Katolik, Begini Sejarah Awal Mula-nya

“Kalau di kargo selanjutnya kandungan sesuai dengan spesifikasi produk mereka, SPBU swasta siap bernegosiasi kembali,” kata Achmad.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengklaim telah terjadi kesepakatan antara SPBU swasta dan Pertamina dalam tiga poin penting:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X