“Satgas telah memeriksa PT PNT di Cikande, juga 15 pemilik lapak besi bekas,” ungkap Zulhas.
Satgas lantas melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 1.562 pekerja dan warga sekitar.
Hasilnya, sembilan orang terpapar Cs-137, namun kondisi mereka sudah ditangani Kementerian Kesehatan.
“Selebihnya tidak menimbulkan dampak kesehatan serius,” tambahnya.
Kasus ini mencuat setelah FDA menemukan Cs-137 pada sampel udang goreng tepung roti asal PT Bahari Makmur Sejati, salah satu eksportir udang beku Indonesia ke Amerika Serikat.
Meski sampel yang terkontaminasi belum masuk pasar, FDA bersama jaringan ritel Walmart menarik produk udang berlabel Great Value Walmart dari 13 negara bagian AS. FDA juga meminta konsumen membuang produk yang terlanjur dibeli karena dikhawatirkan terpapar radiasi.
Sejak temuan itu, produk PT Bahari Makmur Sejati ditolak masuk pasar AS.
Menanggapi kasus tersebut, Zulhas kembali menegaskan pencemaran Cs-137 terbatas di kawasan industri Cikande dan tidak menyebar ke rantai pasok ekspor secara umum.
“Produk ekspor Indonesia lainnya aman,” tegasnya. ***