“Ketersediaan bahan baku adalah hal utama bagi keberlangsungan usaha IKM. Dengan pengiriman perdana ini, kami ingin memastikan pelaku IKM tidak lagi terkendala dalam produksi komponen otomotif,” kata Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut, Dini Hanggandari.
Baca Juga: 10 Langkah Cerdas Mengatur Keuangan untuk Gen-Z, Ikuti Cara Ini Agar Enggak Bokek di Akhir Bulan
Ke depan, sistem distribusi Material Center akan diperkuat dengan aplikasi Inventory dan Delivery berbasis GPS Tracking untuk memastikan alur logistik lebih transparan dan efisien.
Kemenperin berharap model layanan di Purbalingga dapat direplikasi ke sentra IKM lain sehingga semakin banyak usaha kecil naik kelas dan masuk ke rantai pasok industri otomotif nasional maupun global. ***
Artikel Terkait
Indonesia Teken MoU Bersama BYD China Kembangkan Kendaraan Listrik Ingin Jadikan Pasar Otomotif Terbesar ASEAN
Sempat Diremehkan BRIN, Nikuba Ubah Air Ciptaan Aryanto Misel Dilirik Pabrikan Otomotif Italia
Hyundai Motors Rilis Mobil Listrik Terjangkau, Meramaikan Pasar Otomotif Indonesia
Skandal Pengujian Sertifikasi Mengguncang Industri Otomotif Jepang: Toyota, Honda, Mazda, Suzuki, dan Yamaha Terdampak
4 Respons Menohok Vloger Otomotif Fitra Eri soal Skandal Dugaan Pertamax Oplosan, Mana Fakta yang Benar?
Fitra Eri Diperiksa Kejagung dalam Dugaan Korupsi BBM Pertamina, Begini Kata Vloger Otomotif Itu