PONTIANAKGLOBE -- Masyarakat Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas, terutama yang berada di sekitar perbatasan kini memiliki gerbang kedua wilayah tersebut yang megah, Mahligai Pesisir.
Baru-baru ini, kedua pemerintah daerah meresmikan gerbang yang mulai dibangun pada 27 Februari 2022 lalu itu. Gerbang Mahligai Pesisir tidak semata-mata sebagai pembatas wilayah saja tetapi merupakan simbol keragaman budaya dan tempat wisata baru.
Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan gerbang itu akhirnya selesai dibangun dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Singkawang terutama di bagian Utara dan Kabupaten Sambas.
"Bangunan yang megah, indah sebagai penghubung Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas terletak di kawasan pesisir dan coraknya juga khas melayu sesuai dengan masyarakatnya di sini dan di Kabupaten Sambas," kata Tjhai Chui Mie dari siaran pers MC Singkawang dikutip Pontianak Globe, Rabu (30 November 2022).
Dia berharap gerbang tersebut juga menjadi kawasan yang nanti menjadi destinasi wisata masyarakat Kalbar mengunjungi Singkawang atau hendak ke Sambas.
"Bersama-sama merawat monumen bersejarah ini agar lestari dan terjaga keindahannya. Gerbang ini juga harapannya sebagai tempat atau spot foto menarik yang dikunjungi warga," kata Thjai Chui Mie.
Sementara itu, Bupati Sambas Satono mengatakan di gerban itu ada simbol wujud penggambaran Istana Kesultanan Sambas. Dengan mengambil latar budaya masyarakat Sambas yang kental dengan budaya Kesultanan Sambas sesuai dengan desain yang ditampilkan pada gerbang tersebut.
"Saya harap dengan adanya gerbang yang luarbiasa ini dapat menjadi perekat persatuan antara kita semua menjadi simbol kekuatan dan kebersamaan dan simbol persaudaraan," kata Satono.
Artikel Terkait
Nama Yayasan Amkur di Sambas, Diusulkan Anak Karyawan di Hadapan Uskup Mgr Herkulanus van Den Berg OFM Cap
Singkawang Mau Bangun Pabrik CPO, Dananya Sudah Ada