PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Jack Van Praag, pemilik Jack’s Gelato di Cambridge, Inggris, sukses mencuri perhatian berkat ragam rasa es krim yang tidak biasa.
Mulai dari aroma bunga lavender hingga cita rasa gurih ikan teri, semua tersaji di tokonya yang telah menjadi ikon kuliner sejak berdiri pada 2017.
Baca Juga: Kebijakan WFO dan Krisis Childcare Dorong Perempuan Keluar dari Pekerjaan
“Setiap minggu, saya dan 35 pegawai melayani sekitar 20.000 pembeli,” ujar Jack, dikutip Financial Times, Minggu (10/8/2025).
Permintaan memuncak pada musim panas, terutama saat pesta mahasiswa Universitas Cambridge, di mana ribuan scoop terjual hanya dalam satu malam.
Sejumlah tokoh terkenal, seperti David Letterman dan koki Nigel Slater, juga pernah mencicipi kreasinya.
Jack’s Gelato menawarkan sekitar 14 varian rasa yang berganti setiap hari, menyesuaikan musim.
“Ciri khas kami justru tidak memiliki rasa andalan,” kata Jack.
Baca Juga: Dari Labubu hingga LEGO Langka, Beginilah Gen Z Menghadapi Krisis dengan Treatonomics
Varian yang ditawarkan mencakup rasa klasik seperti stroberi dan krim, kreasi unik seperti carrot walnut cake, hingga perpaduan manis-asin seperti ikan teri.
Beberapa rasa eksperimental hanya diumumkan lewat Instagram Stories, misalnya white chocolate matcha dan Tyrkisk Peber, permen liquorice khas Finlandia.
“Aturannya cuma satu: harus enak,” tegas Jack.
Baca Juga: Kalah 38 Detik dari El Rumi, Jefri Nichol Kecewa dan Minta Maaf ke Penggemar
Kecintaannya pada es krim bermula dari dapur sang ibu di Cambridge saat membuat es krim lemon.
Awalnya, Jack tidak berencana terjun ke bisnis ini.