PONTIANAKGLOBE.COM -- NASA atau National Aeronautics and Space Administration (Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat) membuka kesempatan bagi calon astronaut baru yang ingin menjadi bagian dari eksplorasi luar angkasa.
Baca Juga: Cocok Buat Berkemah! Ini Dia Adik Suzuki Jimny yang Gagah dan Tangguh
Lowongan pekerjaan ini merupakan peluang untuk menjadi penerus sosok legendaris seperti Neil Armstrong, astronot pertama yang mendarat di Bulan.
Pada lowongan ini, NASA menawarkan gaji sebesar 152.258 dolar AS per tahun, setara dengan sekitar Rp 2,4 miliar.
Astronot yang terpilih akan memiliki kesempatan untuk terlibat dalam misi luar angkasa, termasuk pendaratan di Bulan dan penjelajahan ke Mars.
Pekerjaan ini bersifat penuh waktu dan berlokasi di Houston, Texas, Amerika Serikat.
Calon astronot akan menjalani pelatihan selama dua tahun yang mencakup berbagai aktivitas fisik yang menantang, seperti spacewalk, serta memenuhi persyaratan fisik yang ketat.
Setelah menyelesaikan pelatihan, astronot akan menjadi bagian dari korps astronot aktif dan siap untuk tugas luar angkasa.
Baca Juga: Bahaya Mengancam! Ini 5 Masalah Mobil Matik Jika Jarang Ganti Oli Transmisi
Sebelum dijadwalkan untuk misi luar angkasa, mereka akan bertanggung jawab atas berbagai tugas di kantor astronot, termasuk mendukung rekan-rekan astronot di luar angkasa dan memberikan masukan tentang pengembangan pesawat luar angkasa baru.
Sayangnya, lowongan ini hanya terbuka untuk warga negara AS.
Pelamar harus memiliki gelar master di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) dari lembaga pendidikan terakreditasi.
Gelar master juga dapat digantikan dengan dua tahun pendidikan di tingkat doktor di bidang STEM atau pengalaman kerja sebagai pilot pesawat jet selama minimal 3 tahun atau 1.000 jam.
Baca Juga: 10 Alasan Memilih Suzuki Jimny 5 Pintu Dibandingkan Toyota Raize
Pelamar juga harus lolos tes pemeriksaan fisik untuk penerbangan jangka panjang NASA, termasuk persyaratan terkait penglihatan dan tekanan darah.