Indonesia Ekspor Game Lokapala Rasa Nusantara ke Asia Tenggara Peluang Tambah Devisa Negara

photo author
Yanuarius Viodeogo Seno, Pontianak Globe
- Rabu, 24 Mei 2023 | 21:58 WIB
Ilustrasi bermain game menggunakan PC desktop. (Pixabay/ExplorerBob)
Ilustrasi bermain game menggunakan PC desktop. (Pixabay/ExplorerBob)

PONTIANAKGLOBE -- Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga berharap ekspansi Lokapala, permainan game dari dalam negeri ke sejumlah negara di Asia Tenggara bisa menambah devisa ekspor Indonesia.

Sebagai informasi, Lokala software game yang dikembangkan PT Anantarupa Yaesa Suptesu Jagarti melakukan ekspor ke luar negeri resmi dalam waktu dekat ini.

PT Anantarupa Yaesa Suptesu Jagarti atau Anantarupa Studios mewakili industri gim nasional mengembangkan gim esports pertama dari Indonesia, yaitu Lokapala terinspirasi dari nilai-nilai kepemimpinan nusantara yang sudah ada sejak abad ke-8.

Nilai-nilai kepemimpinan nusantara inilah yang kemudian diperkenalkan melalui gim esports dengan genre MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) dengan mengangkat berbagai karakter historis dan mitologi dari berbagai daerah di nusantara.

"Ekspansi Lokapala ke Asia Tenggara ini sekaligus membawa misi diplomasi budaya dengan memperkenalkan berbagai tokoh dan budaya Indonesia ke mancanegara. Selain itu, ekspansi ini diharapkan mampu membuka peluang perolehan nilai ekspor Intellectual Property (IP)," kata Jerry Sambuaga dikutip Pontianak Globe, Rabu (24 Mei 2023).

Sementara itu, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi mengatakan pendapatan industri gim di Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan sepanjang 2016-2021.

"Indonesia memperoleh pendapatan sebesar US$1,084 miliar dari industri gim dan e-sports. Porsi gim mobile sebesar 53% dari total platform dan menghasilkan nilai sebesar Rp1,53 triliun di Asia Tenggara dan menduduki peringkat ke-16 dunia. Diperkirakan pada 2025, pasar gim Indonesia mencapai US$2,5 miliar," kata Didi Sumedi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yanuarius Viodeogo Seno

Sumber: Kementerian Perdagangan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X