"Akan ada beberapa hal yang tetap kita lakukan sendiri. Namun, dalam hal produksi, pergerakan barang, dan pertanian, masalah itu akan terpecahkan seiring waktu," ungkap Gates.
Dengan perkembangan AI yang semakin masif, perubahan besar di dunia kerja tampaknya tak bisa dihindari.
Menurut World Economic Forum (WEF), sebanyak 83 juta pekerjaan diperkirakan akan hilang dalam lima tahun mendatang, namun sekitar 69 juta jenis pekerjaan baru juga akan muncul.
Ini menunjukkan bahwa meskipun AI membawa efisiensi dan aksesibilitas yang lebih besar, sektor industri akan tetap menghadapi disrupsi signifikan.
Pemerintah dan masyarakat perlu mempersiapkan diri untuk mengelola perubahan ini agar tidak tertinggal dalam transformasi digital yang semakin cepat. ***
Artikel Terkait
Apa Itu Nyamuk Wolbachia? Nyamuk 'Bill Gates' yang Viral di Medsos
Ahli Sebut Nyamuk Wolbachia Bill Gates Tidak Menyebabkan Radang Otak
Dalam Pesan Hari Perdamaian Sedunia, Paus Ingatkan Risiko Kecerdasan Buatan bagi Perdamaian
Kuliah Umum UII di Universitas Muhammadiyah Pontianak Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Pertahanan Nasional
Melinda French, Mantan Istri Bill Gates, Kini Pacari Mantan Pegawai Microsoft
Samsung Luncurkan Galaxy Tab S10 FE Series, Tablet Canggih dengan Fitur AI dan Desain Premium