Kontroversi Pemecatan dan Sejarah Kasus Ketum PSSI
Kontroversi terkait pemecatan STY mengingatkan publik pada berbagai kasus yang melibatkan para Ketua Umum PSSI sebelumnya.
Baca Juga: Hari Pertama Makan Bergizi Gratis di Boyolali, Orang Tua Puas Anak Makan Bersama di Sekolah
Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Mochamad Iriawan (2019–2023)
Dituding melakukan nepotisme dengan menunjuk adik iparnya, Maaike Ira Puspita, sebagai Wakil Sekjen PSSI pada Januari 2022.
Membatalkan kerja sama dengan apparel asal Thailand, Warrix, demi menjalin kesepakatan dengan Mills.
Popularitasnya merosot setelah tragedi Kanjuruhan, yang berujung desakan publik agar ia mundur pada Januari 2023.
2. Iwan Budianto (Maret–November 2019)
Dituduh terlibat dalam dualisme liga dan perpecahan klub Arema selama lebih dari satu dekade.
Dikaitkan dengan tragedi Kanjuruhan karena posisinya sebagai pemegang saham Arema FC.
Namanya tercoreng oleh dugaan korupsi dana APBD Samarinda untuk Persisam Putra Samarinda dan kasus suap Wali Kota Batu pada 2017.
Baca Juga: Pontianak Menuju Go Green, Kantong Plastik Dilarang, Ini Dampaknya
3. Joko Driyono (Januari–Maret 2019)
Merangkap jabatan sebagai CEO PT Liga Indonesia dan Sekjen PSSI pada 2013, yang memicu polemik.
Artikel Terkait
Ada Kevin Diks? Menanti Kejutan Shin Tae-yong Usai Beri Sinyal Tambah Satu Pemain di Skuad Indonesia Jelang Laga Kontra Jepang
Gagal di Piala AFF, Prestasi Shin Tae-yong di 2024 Tetap Mengagumkan
Erick Thohir Siapkan Pelatih Eropa untuk Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Tergeser? Begini Bocoran Media Italia
Shin Tae-yong Berpisah dengan Timnas Indonesia, Evaluasi Piala AFF Jadi Sorotan
Shin Tae-yong Resmi Dipecat, Erick Thohir Ungkap Alasan. Begini Rekam Jejak STY
Setelah Lima Tahun, Shin Tae-yong Berpisah dengan Timnas, Ini Pesan Terakhir STY