Bentrok di Kandang: Indonesia Siap Hadapi Singa Muda Malaysia di ASEAN Boys Championship 2024

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 26 Juli 2024 | 04:00 WIB
Pelatih tim U-19Indonesia, Indra Sjafri. (Pontianak Globe/pssi.org)
Pelatih tim U-19Indonesia, Indra Sjafri. (Pontianak Globe/pssi.org)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Timnas Indonesia U-19 akan bertanding melawan Malaysia di semifinal ASEAN Boys Championship 2024 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu, 27 Juli pukul 19:30 WIB.

Kepastian ini didapat setelah Malaysia bermain imbang 1-1 melawan Thailand, menjadikan Malaysia juara Grup C.

Baca Juga: Api Abadi Olimpiade: Perjalanan Panjang dari Mitologi hingga Masa Kini

Malaysia akan menghadapi Indonesia setelah sukses menjadi juara Grup C dalam turnamen yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF.

Sementara itu, Thailand yang menjadi runner-up terbaik akan berhadapan dengan Australia, juara Grup B, di semifinal lainnya.

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengatakan bahwa timnya tidak mempermasalahkan siapa lawan yang akan dihadapi di semifinal.

Ia yakin dengan kemampuan para pemainnya.

"Lawan Thailand, terakhir kami bertemu di SEA Games, saya cukup sering melawan Thailand. Jarang main lawan Malaysia," kata Indra Sjafri kepada media.

Baca Juga: Mengenang Pastor Jacques Maessen SMM, Kontribusi Besar untuk Budaya Dayak dan Kain Tenun Ikat Sintang

"Yang penting dari tiga pertandingan fase grup ini, kami sudah mendapatkan kesimpulan tentang siapa skuad terbaik yang akan kami mainkan dan bagaimana cara bermain di semifinal," tambahnya.

Perjalanan Timnas Malaysia U-19 ke semifinal cukup mengesankan dengan kemenangan 11-0 atas Brunei Darussalam dan 5-0 atas Singapura, serta hasil imbang 1-1 melawan Thailand.

Sementara itu, Indonesia menjadi juara Grup A dengan kemenangan telak 6-0 atas Filipina, 2-0 atas Kamboja, dan 6-2 atas Timor Leste.

Baca Juga: Peluncuran Golden Visa: Harapan Baru untuk Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia

Indonesia memenangkan semua tiga pertandingan di fase grup, mencetak 14 gol dan kebobolan 2 gol, sehingga memperoleh selisih gol +12 dan mengumpulkan 9 poin sempurna.

Di sisi lain, Malaysia memenangkan dua pertandingan dan satu kali imbang, mencetak 17 gol dan kebobolan 1 gol, dengan selisih gol +16 dan mengumpulkan 7 poin dari tiga pertandingan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: PSSI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X