127 Orang Meninggal saat Rusuh di Stadion Kanjuruhan Malang. Media Inggris Ikut Memberitakan dan Ucapkan Duka

photo author
Tim Pontianak Globe 01, Pontianak Globe
- Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:41 WIB
Kerusuhan sepak bola di Stadion Kanjuruhan Malang. Dilaporkan 127 orang meninggal dunia, Sabtu 1 Oktober 2022. (Twitter @TheInsiderPaper)
Kerusuhan sepak bola di Stadion Kanjuruhan Malang. Dilaporkan 127 orang meninggal dunia, Sabtu 1 Oktober 2022. (Twitter @TheInsiderPaper)

PONTIANAKGLOBE.COM, MALANG - Kerusuhan pecah pada pertandingan sepak bola Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu, 1 Oktober 2022. Dikabarkan setidaknya 127 orang meninggal dalam kerusuhan tersebut.

Di antara para korban adalah supporter, anak-anak, serta petugas kepolisian. Para korban meninggal Sebagian besar diduga karena terinjak-injak saat kerjadi kericuhan.

Kejadian ini menjadi sejarah kelam terburuk dalam tragedy sepak bola di Indonesia. Mengingat korbannya yang begitu banyak hingga 127 orang meninggal.

Ungkapan belasungkawa atas peristiwa duka ini pun mengalir di tanah air.

BACA JUGA: Ingin Wisata ke Singkawang? Berikut Rekomendasi Hotel Aman dan Nyaman dengan Harga Ramah di Kantong...Check

BACA JUGA: Astaga! Rizky Billar Gali Lobang Kubur Sendiri. KPI Larang Pelaku KDRT Tampil di Televisi

Tak hanya di Indonesia, kasus ini juga disoroti banyak media asing, termasuk di Inggris.

PontianakGlobe mengutip Suara Merdeka dari berita berjudul: Kerusuhan Suporter Arema di Stadion Kanjuruhan Malang Diberitakan Sampai ke Media Inggris.

Disebutkan, sebanyak 127 suporter Arema Malang meninggal dunia saat kerusuhan dalam pertandingan sepak bola Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu 1 Oktober 2022.

Kerusakan terjadi karena suporter Arema Malang diduga tidak puas karena Arema kalah 3-2 atas Persebaya Surabaya.

Bentrokan kemudian pecah antara pasukan keamanan dan para suporter di lapangan.

Petugas keamanan kemudian menembakkan gas air mata ke arah suporter untuk membubarkan.

Sehingga asap gas air mata menyebar dan membuat suporter di tribun berlarian sehingga panik dan terinjak-injak.

Tragedi kerusuhan ini pun sampai diberitakan di media Inggris Mirror.

Dikutip dari mirror.co.id yang berjudul "127 football fans killed in mass riot involving tear gas as league suspended".

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Suara Merdeka

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X