Siapa Raja Haji Ahmad di Google Doodle Hari Ini. Pahlawan Nasional, Sastrawan, Pangeran Bugis-Melayu

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 5 November 2022 | 17:57 WIB
Google Doodle hari ini mengenang Raja Haji Ahmad. /Tangkapan Layar Google Doodle/ (Google)
Google Doodle hari ini mengenang Raja Haji Ahmad. /Tangkapan Layar Google Doodle/ (Google)

Raja Ali lahir sebagai pangeran Bugis-Melayu pada tahun 1809 dari keluarga ulama.

Ketika dia masih muda, keluarganya pindah ke Pulau Penyengat.

Ia belajar dengan ulama terkenal dari Kesultanan Riau-Lingga dan diakui sebagai siswa yang berbakat.

Sebagai seorang remaja, Raja Ali menemani ayahnya dalam misi ke Jakarta, serta ziarah ke Mekah.

Keduanya adalah bangsawan Riau pertama yang mencapai prestasi ini.

Ketika berusia 32 tahun, Raja Ali menjadi bupati bersama Sultan muda dan akhirnya dipromosikan menjadi penasehat agama.

Dalam peran ini, ia mulai menulis tentang bahasa, budaya, dan sastra orang Melayu.

Karya-karyanya meliputi kamus Melayu, teks pendidikan tentang tugas raja, silsilah Melayu dan Bugis, antologi puisi dan banyak lagi.

Pada tahun 2004, Raja Ali mendapat penghargaan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia atas kontribusinya pada bahasa, sastra, budaya Melayu, dan sejarah Indonesia.

Karyanya yang paling terkenal adalah Tuhfat al-Nafis, atau “Hadiah Berharga”, yang dianggap sebagai sumber tak ternilai tentang sejarah Semenanjung Melayu. Sekarang diukir di batu nisannya untuk dibaca orang saat berkunjung. (Subandi Arya/Metro Sulteng) ****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Metro Sulteng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X