Sinopsis Film Umma, Kisah Horor yang Mengandung Banyak Pesan

photo author
Tim Pontianak Globe 03, Pontianak Globe
- Sabtu, 29 Oktober 2022 | 10:55 WIB
 Sinopsis Film Umma bergenre horor, diangkat dari kisah masyarakat Korea (instagram /@ummamovie)
Sinopsis Film Umma bergenre horor, diangkat dari kisah masyarakat Korea (instagram /@ummamovie)

PONTIANAKGLOBE.COM - Umma merupakan film horor asal Korea yang mengeksplorasi tema mengenai hubungan antara ibu dan anak yang saat ini sedang tayang di Netflix.

Disutradarai oleh Iris K. Shim, Umma tayang perdana di bioskop pada 23 Maret 2022.

Umma memberikan gambaran soal kesulitan keluarga, terutama ketika ada trauma yang mengakar dalam beberapa hubungan.

Umma diperankan oleh aktris Sandra Oh.

Dalam filmnya terdapat latar budaya Amerika dan Korea Selatan.

Film ini berkisah tentang Amanda (Sandra Oh) yang tinggal di pedesaan sebagai peternak lebah dengan putrinya Chrissy (Fivel Stewart).

Mereka benar-benar terisolasi dari dunia luar, tidak ada listrik, tetangga dan lain-lain.

Kecuali seseorang yang memang bertugas mengambil dan menjual madu yang Amanda peroleh.

Amanda berharap dapat memutus siklus pelecehan yang dimulai oleh ibunya, meskipun dia belum melupakan trauma masa lalu itu.

Namun, segala hal malah menjadi buruk ketika Ibu Amanda (MeeWha Alana Lee) meninggal.

Jenazah Umma dikirim ke Amanda, yang kemudian memberi isyarat aspek horror film dimulai.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Pisces, Besok Sabtu 29 Oktober 2022: Tunjukkan Sisi Lembut kepada Pasanganmu

Ketegangan mulai tumbuh di antara Amanda dan Cris, ini disebabkan karena mereka tidak tahu kebenaran tentang masa lalu Umma.

Amanda menjadi rentan dan tertutup pada saat yang sama.

Dia berhasil menampilkan emosi yang dapat memengaruhi penonton, tanpa merasa terlalu kontradiktif.

Amanda memperlihatkan bagaimana masa lalunya yang rumit dapat mempengaruhinya, dia juga berusaha untuk tidak menjadi orang yang sama seperti ibunya.

Dia berusaha melepaskan beban yang diberikan dengan berbagai cara, tapi hal-hal yang dilakukannya justru menciptakan masalah baru.

Amanda mengakui kesulitan ibunya, tetapi juga mengatakan kepadanya bahwa dia kejam.

Meskipun dia tidak bisa sepenuhnya memaafkan, dia berharap ibunya damai dalam kematian.

Setelah kematian ibunya tersebut, Amanda dan Chrissy memberi Umma tempat peristirahatan yang layak di depan rumah di mana dia dapat menemukan peristirahatan terakhir, sesuai dengan tradisi Korea mereka.

Amanda akhirnya dapat mengatasi traumanya dengan cara yang lebih sehat, dan Chrissy memasuki kuliah untuk memulai hidupnya sendiri.

Umma memberikan pesan kepada penonton untuk menerima masa lalu, meskipun hal tersebut terlihat sulit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Paulus Mashuri

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X