Penting Gak Sih Ukuran Kedalaman Miss V Anda untuk Kenikmatan Berhubungan Intim? Ini Jawaban Ilmiahnya

photo author
Tim Pontianak Globe 01, Pontianak Globe
- Selasa, 4 Oktober 2022 | 07:10 WIB
ILUSTRASI. Posisi berhubungan intim. Ukuran kedalaman miss v ternyata tak terlalu berhubungan dengan kenikmatan berhubungan seksual.
ILUSTRASI. Posisi berhubungan intim. Ukuran kedalaman miss v ternyata tak terlalu berhubungan dengan kenikmatan berhubungan seksual.

PONTIANAKGLOBE.COM - Banyak wanita yang khawatir dengan ukuran kedalaman miss v atau vagina.

Terutama setelah melahirkan karena takut mempengaruhi kenikmatan hubungan seksual dan khawatir karena hal itu membuat suaminya acuh tak acuh dan dingin tentang seks.

Mengutip Begaye Pontianak, banyak penelitian yang cukup besar, dan ada banyak faktor yang mempengaruhi seksualitas wanita.

BACA JUGA: Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Membuat Dunia Menangis. Barcelona hingga hingga Manchester United Ucapkan Duka

BACA JUGA: Korban Tewas di Stadion Kanjuruhan Malang karena Terinjak-injak ketika Arema FC Bertemu Persebaya di Liga 1

Sehingga peneliti dapat mengatakan dengan pasti tentang ukuran dan kenikmatan miss v, apakah berhubungan seks atau tidak. Simak ulasan berikut ini:

 

  1. Berapa panjang miss v wanita?

Pengukuran yang paling umum digunakan mengenai ukuran miss v berasal dari karya Masters dan Johnson dari tahun 1960.

Mereka mengamati 100 wanita yang belum pernah hamil dan menemukan bahwa panjang miss v saat tidak dirangsang, berkisar antara 2,75 inci (1 inci sama dengan 2,54 cm) hingga sekitar 3,25 inci. Ketika seorang wanita terangsang, itu meningkat menjadi 4,25 inci menjadi 4,75 inci.

Terlepas dari berapa panjang miss v, area yang dianggap penting bagi sebagian besar respons seksual wanita adalah sepertiga bagian luar.

Panjang rata-rata penis yang ereksi adalah 5,16 inci dan vagina dapat menerima penis yang lebih besar.

 

  1. Panjang miss v berhubungan dengan kepauasan seks?

Beberapa wanita melaporkan merasa tidak nyaman berhubungan seks.

Ini biasanya terjadi jika vagina terlalu pendek atau mengalami prolaps. Pada endometriosis, rahim, kandung kemih, atau organ lain mengalami prolaps, biasanya setelah melahirkan.

Dr Christine O'Connor, Direktur Ginekologi Remaja dan Kesehatan Wanita di Mercy Medical Center di Baltimore, USA, mengatakan kekhawatiran berlebihan tentang ukuran vagina dan apakah itu berubah dari waktu ke waktu adalah kesalahan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: eva.vn, Begaye Pontianak

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X