ragam

Makna Lontong Cap Go Meh yang Harus Kamu Tahu. Ternyata Tiap Lauk Ada Arti dan Makna Simbolis Loh Sob

Jumat, 3 Februari 2023 | 14:19 WIB
Lampion Imlek. (Pixabay/PublicDomainPictures)

PONTIANAKGLOBE.COM - Lontong Cap Go Meh adalah salah satu makanan khas Tionghoa saat perayaan Cap Go Meh.

Keluarga-keluarga Tionghoa menyajikan Lontong Cap Go Meh dalam suasana keakraban dan kemeriahan perayaan Tahun Baru Imlek.

Apa makna lontong Cap Go Meh ? Sebelum mengetahuinya, mari kita baca sejarah lontong Cap Go Meh terlebih dahulu.

Ternyata, lontong ini pertama kali ditemukan di daerah pesisir Jawa, lebih tepatnya di Semarang pada abad ke-19.

Saat itu, ada seorang imigran asal Tiongkok yang bertemu dan menikah dengan perempuan asli Jawa.

Akibat pernikahan ini, terjadilah perpaduan antara dua budaya, Tiongkok dan Jawa.

Bukan Sekedar Lontong, Ini Makna Lontong Cap Go Meh

Dikutip Pontianakglobe dari laman Lingoace, ternyata ada cerita panjang di balik makanan lontong ini, Sobat Globe.

Lontong Cap Go Meh itu bukan hanya sekadar lontong yang disirami dan dilapisi sayur gurih.

Lontong Cap Go Meh juga dipercaya sebagai salah satu simbol keberuntungan.

Lontong ini memiliki berbagai macam isian, seperti lodeh terong, sambal goreng hati, kentang, opor ayam, dan telur pindang.

Bahkan, racikan lontong Cap Go Meh yang khas Semarang juga dilengkapi dengan daging abing serta ditaburi serundeng dan bubuk kedelai. 

Tiap lauk dari lontong Cap Go Meh itu memiliki arti dan makna simbolis untuk masyarakat Tionghoa.

Seperti, lontongnya yang dibungkus daun pisang dan berbentuk panjang dianggap sebagai simbol panjang umur.

Telur yang dimasak pindang dan opor yang berwarna kuning karena diracik dengan kunyit melambangkan sumber rezeki.

Halaman:

Tags

Terkini