ragam

Sejarah Akmil TNI AD atau Akademi Militer Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Rabu, 23 Agustus 2023 | 19:56 WIB
Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Erwin Djatniko, S.Sos memimpin Upacara (Bukadik) Pembukaan Pendidikan Taruna Tingkat II (Sertar), III (Sermadatar), dan IV (Sermatutar) serta Laporan Pemberangkatan Pendidikan Kecabangan Perwira (Dikcabpa) Taruna Tingkat IV TP 2023/2024 pada Selasa (01/08/2023). (Dok. Akmil)

PONTIANAKGLOBE.COM - Banyak yang ingin mengetahui tentang sejarah Akmil TNI AD atau Akademi Militer Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.

Terutama, anak-anak muda yang bercita-cita menjadi perwira TNI AD.

Akademi Militer atau yang lebih dikenal dengan AKMIL adalah perguruan tinggi kedinasan yang dikelola oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Nantinya, lulusan Akademi Militer akan diangkat menjadi perwira TNI Angkatan Darat yang mempunyai pangkat letnan dua (Letda) sesuai dengan korps atau kecabangan masing-masing.

Selain itu, mahasiswa lulusan perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan Nasional Republik Indonesia tersebut, memiliki kompetensi dasar jabatan golongan VIII atau setingkat komandan peleton.

Baca Juga: Apakah Lulusan SMK Bisa Masuk Akmil TNI AD ? Lulusan SMK Wajib Tahu Jika Bercita-cita Menjadi Perwira TNI AD

Sejarah Akmil

Dilansir laman resminya, sejarah Akademi Militer (Akmil) bermula dari didirikannya Militaire Academie (MA) Yogyakarta pada tanggal 31 Oktober 1945, atas perintah Kepala Staf Umum Tentara Keamanan Rakyat (TKR), Letnan Jenderal TNI Oerip Soemohardjo.

]Pada tahun 1950, MA Yogyakarta setelah meluluskan dua angkatan, karena alasan tehnis, ditutup untuk sementara dan taruna angkatan ketiga menyelesaikan pendidikannya di KMA Breda, Nederland.

Pada kurun waktu yang sama diberbagai tempat lain (Malang, Mojoangung, Salatiga, Tangerang, Palembang, Bukit Tinggi, Brastagi, Prapat) didirikan Sekolah Perwira Darurat untuk memenuhi kebutuhan TNI AD / ABRI pada waktu itu.

Pada tanggal 1 Januari 1951 di Bandung didirikan SPGi AD (Sekolah Perwira Genie Angkatan Darat), dan pada tanggal 23 September 1956 berubah menjadi ATEKAD (Akademi Teknik Angkatan Darat).

Sementara itu pula pada tanggal 13 Januari 1951 didirikan pula P3AD (Pusat Pendidikan Perwira Angkatan Darat) di Bandung.

Mengingat pada saat itu banyak sekolah perwira TNI AD, maka muncul gagasan dari pimpinan TNI AD untuk mendirikan suatu Akademi Militer, gagasan ini pertama kali dimunculkan pada sidang parlemen oleh Menteri Pertahanan pada tahun 1952.

Setelah melalui berbagai proses, maka pada tanggal 11 Nopember 1957 pukul 11.00 Presiden RI Ir Soekarno selaku Panglima Tertinggi Angkatan Perang RI, meresmikan pembukaan kembali Akademi Militer Nasional yang berkedudukan di Magelang.

Akademi Militer ini merupakan kelanjutan dari MA Yogyakarta dan taruna masukan tahun 1957 ini dinyatakan sebagai Taruna AMN angkatan ke-4.

Halaman:

Tags

Terkini