Sejarah Akmil TNI AD atau Akademi Militer Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

photo author
Bima Kresna, Pontianak Globe
- Rabu, 23 Agustus 2023 | 19:56 WIB
Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Erwin Djatniko, S.Sos memimpin Upacara (Bukadik) Pembukaan Pendidikan Taruna Tingkat II (Sertar), III (Sermadatar), dan IV (Sermatutar) serta Laporan Pemberangkatan Pendidikan Kecabangan Perwira (Dikcabpa) Taruna Tingkat IV TP 2023/2024  pada Selasa (01/08/2023). (Dok. Akmil)
Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Erwin Djatniko, S.Sos memimpin Upacara (Bukadik) Pembukaan Pendidikan Taruna Tingkat II (Sertar), III (Sermadatar), dan IV (Sermatutar) serta Laporan Pemberangkatan Pendidikan Kecabangan Perwira (Dikcabpa) Taruna Tingkat IV TP 2023/2024 pada Selasa (01/08/2023). (Dok. Akmil)

Pada tahun 1961 Akademi Militer Nasional Magelang di integrasikan dengan ATEKAD Bandung dengan nama Akademi Militer Nasional dan berkedudukan di Magelang.

Mengingat pada saat itu masing-masing angkatan (AD, AL, AU dan Polri) memiliki Akademi, maka pada tanggal 16 Desember 1965 seluruh Akademi Angkatan (AMN, AAL, AAU dan AAK) diintegrasikan menjadi Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI).

Sesuai dengan tuntutan tugas, maka pada tanggal 29 Januari 1967 Akabri di Magelang diresmikan menjadi Akabri Udarat, yang meliputi dua Akabri bagian di bawah satu pimpinan, yaitu Akabri Bagian Umum dan Akabri bagian Darat.

Akabri Bagian Umum mendidik taruna TK-I selama satu tahun, termasuk Pendidikan Dasar Keprajuritan Chandradimuka, sedangkan Akabri bagian Darat mendidik taruna Akabri Bagian Darat mulai TK-II sampai dengan TK-IV.

Pada tanggal 29 September 1979 Akabri Udarat berubah namanya menjadi Akabri Bagian Darat.

Dalam rangka reorganisasi di lingkungan ABRI, maka pada tanggal 14 Juni 1984 Akabri Bagian Darat berubah namanya menjadi Akmil (Akademi Militer).

Pada tanggal 1 April 1999 secara resmi Polri terpisah dari tiga angkatan lainnya, dan ABRI berubah menjadi TNI.

Sejak itu pula Akademi Kepolisian terpisah dari AKABRI. Kemudian AKABRI berubah namanya menjadi Akademi TNI yang terdiri dari AKMIL, AAL, AAU.

Berdasarkan Perpang Nomor :Perpang/ 28/ V/ 2008 tanggal 12 Mei 2008 Pendidikan Dasar Keprajuritan Chandradimuka dan Integratif Akademi TNI pola 12 bulan langsung dibawah Mako Akademi TNI.

Kemudian AKMIL menyelenggarakan pendidikan khusus Taruna Angkatan Darat tingkat II, III dan IV.

Semoga bermanfaat, sob.

(Bima Kresna)

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Bima Kresna

Sumber: www.akmil.ac.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X