Tidak ada catatan sejarah khusus yang mendukung minuman ini, tetapi telah menjadi bagian dari warisan turun-temurun masyarakat Melayu di Riau.
Menurut cerita rakyat, minuman ini muncul setelah seorang laksamana yang marah karena istrinya diculik memutuskan untuk menghancurkan buah kuini di kebun.
Buah kuini yang hancur digunakan oleh masyarakat untuk membuat minuman segar ini.
Es Laksamana Mengamuk adalah minuman yang bisa disajikan kapan saja oleh siapa pun yang ingin membuatnya, tidak terbatas pada acara-acara khusus. ***