Kapan Waktu Terbaik Melihat Fenomena Hujan Meteor Perseid ? Ini Alasan Harus Menonton Hujan Meteor Perseid

photo author
Bima Kresna, Pontianak Globe
- Sabtu, 12 Agustus 2023 | 12:55 WIB
Hujan Meteor Perseid dan Bima Sakti di atas Taman Rusa Petworth (Kush Chandaria)
Hujan Meteor Perseid dan Bima Sakti di atas Taman Rusa Petworth (Kush Chandaria)

PONTIANAKGLOBE.COM - Jangan lewatkan fenomena hujan meteor Perseid yang akan berlangsung pada Minggu 13 Agustus 2023, Sobat Globe.

Pasalnya, fenomena hujan meteor Perseid 13 Agustus 2023 ini bisa dilihat dari wilayah Indonesia.

Pada tahun 2023, fenomena hujan meteor Perseid berlangsung pada 14 Juli 2023 hingga 1 September 2023.

Perseids adalah salah satu hujan meteor terbaik tahun ini, karena menghasilkan meteor yang cerah dan merupakan salah satu yang paling aktif.

Baca Juga: Apa itu Fenomena Hujan Meteor Perseid 13 Agustus 2023 ? Sudah Tahu Apa Penyebab Hujan Meteor Perseid ?

Ada juga kemungkinan besar untuk melihat bola api, yang merupakan meteor yang sangat terang, serta meteor dengan rangkaian panjang selama hujan meteor Perseid.

Tentunya, ini menjadi alasan harus menonton hujan meteor Perseid.

Kapan Waktu Terbaik Melihat Fenomena Hujan Meteor Perseid ?

Disadur Pontianakglobe dari laman Royal Museum Greenwich, waktu terbaik melihat apa pun di langit malam adalah saat langit paling gelap dan saat target berada pada posisi tertinggi di langit.

Untuk hujan meteor, biasanya terjadi antara tengah malam dan dini hari, yakni jam 12 tengah malam – 05:30 pagi.

Pancaran Perseids sebenarnya selalu di atas cakrawala seperti yang terlihat dari Inggris, yang berarti bahwa pengamat di Inggris harus dapat melihat beberapa meteor segera setelah matahari terbenam.

Itu selalu menguntungkan untuk mencoba dan melihat meteor ketika Bulan berada di bawah cakrawala atau ketika dalam fase bulan sabit, karena jika tidak maka akan bertindak sebagai polusi cahaya alami dan akan mencegah meteor redup terlihat.

Semoga bermanfaat, sob.

(Bima Kresna)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Bima Kresna

Sumber: Royal Museum Greenwich

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X