Kata Mutiara Menyambut Ramadhan 2023 Penuh Inspirasi

photo author
Bima Kresna, Pontianak Globe
- Minggu, 5 Maret 2023 | 13:34 WIB
Ilustrasi Ramadhan 2023. (Pixabay/Rabbector)
Ilustrasi Ramadhan 2023. (Pixabay/Rabbector)

PONTIANAKGLOBE.COM - Tak lama lagi, bulan suci Ramadhan akan datang. PP Muhammadiyah telah menetapkan jadwal awal puasa Ramadhan 2023 atau 1 Ramadhan 1444 Hijriah jatuh pada tanggal 23 Maret 2023.

Menurut PP Muhammadiyah, Hari Raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 21 April 2023.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan tanggal awal puasa Ramadhan 2023, lantaran masih menunggu jadwal dan hasil pemantauan hilal nantinya.

Saatnya mempersiapkan pikiran, membersihkan jiwa dan raga serta meraih manfaat maksimal dengan berpuasa secara sehat.

Tetap di jalur saat berpuasa selama bulan Ramadan terkadang menjadi sangat sulit.

Berikut daftar beberapa kata mutiara menyambut Ramadhan 2023 yang bisa kamu gunakan sebagai kalimat menyambut Ramadhan 2023 dikutip Pontianakglobe dari timesofindia.indiatimes :

1. “Jadikan Ramadhan ini sebagai titik balik dalam hidup Anda. membebaskan diri dari penipuan dunia ini dan menikmati manisnya EEMAN.”

“Segala puji bagi Allah yang menetapkan di antara jalan-jalan itu bulan-Nya, bulan Ramadhan, bulan puasa, bulan taqwa, bulan suci, bulan ujian, bulan berdiri shalat, di mana Al-Quran diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia, dan sebagai tanda-tanda yang jelas dari Petunjuk dan Pemisah.” (Imam Zayn Al 'Abidin Al-Sahifat Al-Sajjadiyya, The Psalms Of Islam English Version)

2. Filosofi puasa mengajak kita untuk mengenal diri kita sendiri, menguasai diri kita sendiri, dan mendisiplinkan diri kita lebih baik untuk membebaskan diri kita. Berpuasa berarti mengidentifikasi ketergantungan kita, dan membebaskan diri kita dari ketergantungan itu. (Tariq Ramadhan)

3. Alih-alih melihat ke luar diri kita sendiri dan menghitung musuh potensial, puasa memanggil kita untuk mengarahkan pandangan kita ke dalam, dan mengukur tantangan terbesar kita: diri, ego, di mata kita sendiri dan seperti yang dilihat orang lain." (Tariq Ramadhan)

4. Kita harus menguasai egoisme kita, dan melalui penguasaan ini, melangkah keluar dari diri kita sendiri dan mendidik diri kita sendiri dalam memberi. Puasa mengharuskan kita menemukan kembali semua yang hidup di sekitar kita, dan mendamaikan diri kita dengan lingkungan kita." (Tariq Ramadhan)

5. "Puasa, pertama dan terutama, latihan untuk mengidentifikasi dan mengelola kesulitan dalam segala bentuknya. Dengan keyakinan, dengan hati nurani penuh, puasa memanggil wanita dan pria ke tingkat kesadaran diri yang lebih tinggi." (Tariq Ramadhan)

6. "Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa kita bahagia di bulan Ramadhan? Karena kita melakukan apa yang seharusnya kita lakukan." (SH. Alaa Elsayed)

7. Kami mengamati bahwa dalam kitab suci, puasa hampir selalu dikaitkan dengan doa. Tanpa doa, puasa bukanlah puasa yang lengkap; itu hanyalah kelaparan." (Joseph B. Wirthlin)

8. Puasa berkala dapat membantu menjernihkan pikiran dan memperkuat tubuh dan jiwa." (Ezra Taft Benson)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Bima Kresna

Sumber: timesofindia.indiatimes.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X