Perhatian Yustianus Ami terhadap generasi muda juga diwujudkan melalui kiprahnya sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bengkayang.
Selain aktif membina Pramuka, ia turut memberikan dukungan terhadap pengembangan talenta pelajar melalui berbagai kegiatan, termasuk Gala Siswa Indonesia (GSI).
Baca Juga: Golkar Kalbar Bidik Gen Z dan Milenial untuk Perkuat Basis Pemilih
Baginya, pembangunan daerah tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga membangun karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
Bekerja untuk Kesejahteraan Masyarakat
Bagi Yustianus Ami, jabatan Sekretaris Daerah bukan sekadar puncak karier seorang aparatur sipil negara.
Amanah tersebut adalah tanggung jawab untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah dapat diterjemahkan menjadi pelayanan yang semakin baik dan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pelosok desa.
Di balik rapat-rapat koordinasi, penyusunan anggaran, hingga harmonisasi berbagai regulasi, terdapat tujuan yang terus dijaganya, yaitu menghadirkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Prinsip itulah yang selalu ia pegang dalam menjalankan tugasnya sebagai jenderal birokrasi Kabupaten Bengkayang.
"Bagi saya, semua yang kita lakukan ini semata-mata untuk menciptakan kesejahteraan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik," kata Yustianus Ami, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang
Kalimat itu merefleksikan cara pandang Yustianus Ami terhadap birokrasi.
Baginya, keberhasilan pemerintah bukan semata diukur dari banyaknya regulasi yang diterbitkan atau penghargaan yang diraih, melainkan dari sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan dalam kehidupan sehari-hari. ***