PONTIANAKGLOBE.COM, SEKADAU -- Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menerima penghargaan Keling Kumang Award dalam kategori Tokoh Iban Inspirator pada rangkaian kegiatan Iban Summit III yang berlangsung di Aula Robby Tulus, Institut Teknologi Keling Kumang, Kabupaten Sekadau, Jumat malam, 15 Mei 2026.
Penghargaan tersebut diberikan oleh CU Keling Kumang sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi dan peran Lasarus yang dinilai mampu memberi inspirasi bagi masyarakat Iban serta mendukung perkembangan Keling Kumang.
Baca Juga: Pelaku Penembak Bripka Arya Supena Tewas Ditembak Polisi di Lampung
Selain Lasarus, penghargaan yang sama juga diberikan kepada akademisi Dr Patricia Ganing dan Prof Datu Dr Neilson Ilan Mersat.
Dalam prosesi penyerahan penghargaan di acara Iban Night, para penerima mendapatkan piagam, plakat, dan kacip, alat tradisional Dayak yang biasa digunakan untuk membelah buah pinang.
Usai menerima penghargaan, Lasarus menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Keling Kumang.
Ia mengaku memiliki hubungan yang cukup dekat dengan lembaga tersebut karena kerap menghadiri berbagai kegiatan yang digelar selama ini.
Baca Juga: Gus Ipul Nonaktifkan 2 Pejabat Kemensos Usai Polemik Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp799 Ribu
“Saya berterima kasih atas penghargaan yang diberikan Keling Kumang. Saya memang sering hadir dalam berbagai kegiatan mereka. Semoga kehadiran saya dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi perkembangan Keling Kumang,” kata Lasarus.
Ia menuturkan telah mengikuti perjalanan Keling Kumang sejak lembaga itu masih berkembang hingga menjadi besar seperti sekarang. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi penyemangat untuk terus mendukung Keling Kumang ke depan.
“Penghargaan ini saya terima dengan penuh rasa syukur, baik atas nama pribadi maupun keluarga. Ini menjadi dorongan bagi saya untuk terus bersama Keling Kumang dalam berbagai keadaan,” ujarnya.
Lasarus juga menilai setiap perjalanan organisasi tentu menghadapi tantangan. Karena itu, menurut dia, diperlukan komunikasi dan diskusi bersama untuk mencari jalan keluar atas setiap persoalan yang muncul.
“Dalam perjalanannya, tentu ada tantangan yang membutuhkan pemikiran dan diskusi bersama untuk menemukan solusi,” tutupnya. ***