PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Viral di media sosial video seorang ibu mengajak anak balitanya menghadiri konser yang digelar di area waterpark. Momen tersebut menuai sorotan publik setelah sang anak terlihat tertidur di tengah suasana konser dengan musik keras.
Video yang kembali diunggah akun Threads @delvanitautari pada Senin (11/5/2026) itu memperlihatkan seorang balita tertidur sambil berada di area kolam. Dalam rekaman terdengar seorang pria mengatakan, “Anaknya tidur, ini anaknya tidur.”
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Penghadang Ambulans di Sukmajaya Depok
Video lain juga menunjukkan sang ibu dan anak bermain air menggunakan ban karet di lokasi yang diketahui berada di A’Famosa Waterworld Melaka, Malaysia.
Setelah viral, diketahui video awal diunggah melalui akun TikTok @nurdidit99. Sang ibu kemudian memberikan klarifikasi terkait kehadirannya bersama anak di lokasi konser tersebut.
“Usia anak saya masuk 2 tahun, kalau ada larangan anak tak boleh masuk, mereka tak akan bagi anak masuk, ni biasa mandi air hangat, coba deh datang kesini lihat dulu baru komen dengan baik,” tulisnya dalam komentar yang dibagikan pada Senin, 11 Mei 2026.
Ia juga menegaskan bahwa banyak anak-anak lain yang berada di lokasi saat acara berlangsung.
“Ini jam 7 malam, saya datang lepas Maghrib, anak-anak juga banyak di sana. Kecuali saya bawa bayi masih merah, emang ada dugem tempat ginian?” ujarnya.
Viralnya video tersebut juga memancing respons dari dokter spesialis anak, dr. Tita Menawati, M.Kes, Sp.A. Ia menyoroti potensi risiko kesehatan bagi balita yang berada di lingkungan dingin dan bising pada malam hari.
“Mohon maaf tante dokter stitch video di atas yaa Bun, sebagai edukasi kita bersama,” tulis dr. Tita dalam unggahannya.
Menurutnya, bayi dan balita lebih rentan mengalami hipotermia karena kemampuan tubuh mengatur suhu belum sebaik orang dewasa.
“Saat malam hari, terkena hujan, dan pakaian basah, suhu tubuh bayi bisa turun cepat,” jelasnya.
Baca Juga: Mengenang Kejayaan Kesultanan Banten lewat Haul Sultan Maulana Yusuf
Ia juga mengingatkan bahwa kondisi tubuh yang stres akibat dingin dapat menurunkan daya tahan tubuh anak.
“Kedinginan tidak langsung menyebabkan flu, tapi tubuh yang stres karena dingin dapat membuat bayi lebih rentan terkena infeksi virus yang sudah ada di sekitar,” tambahnya.